Merapi Luncurkan Lava Pijar Kembali, Warga Diimbau Waspada

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
04 Mar 2019   12:15

Komentar
Merapi Luncurkan Lava Pijar Kembali, Warga Diimbau Waspada

Gunung Merapi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan aktivitas Gunung Merapi di Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun BPPTKG melalui akun Twitternya @BPPTKG, guguran lava pijar Gunung Merapi kembali terjadi.

Kali ini guguran lava pijar mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 350 meter pada Senin, (4/3). Sampai saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II (Waspada).

BPPTKG menyatakan bahwa selama pukul 00.00 hingga 06.00 WIB berdasarkan data seismik terekam enam kali gempa guguran dengan amplitudo 3-10 mm dan durasi 15,6-38 detik.

BPPTKG juga merekam satu kali gempa embusan dengan amplitudo 8 mm selama 29 detik, satu kali gempa hybrid dengan amplitudo 7 mm selama 10,5 detik, dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2 mm selama 55,8 detik.

Sementara itu, analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang terakhir dirilis BPPTKG, menyebut bahwa volume kubah lava gunung api itu mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari.

“Kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari,” tulis di akun Twitter @BPPTKG.

BPPTKG merekomendasikan, agar sementara kegiatan pendakian sama sekali tidak direkomendasikan untuk saat ini demi keselamatan, kecuali berkaitan dengan kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG juga mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas guguran dengan jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG meminta warga yang tinggal disekitar Kali Gendol untuk mewaspadai potensi hujan lahar.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: