Durian Lokal Jadi Primadona, Ekspor Indonesia Naik 353 Persen

TrubusNews
Diah Fauziah
01 Mar 2019   16:30 WIB

Komentar
Durian Lokal Jadi Primadona, Ekspor Indonesia Naik 353 Persen

Suwandi (batik hijau), Direktur Jenderal Hortikultura Kementan saat mencicipi durian lokal di Solok, Sumatra Barat, Kamis (28/2). (Foto : Dok. Humas Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk terus meningkatkan pengembangan buah-buahan lokal, salah satunya durian. Maka, tidak heran jika Kamis (28/2) kemarin, Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi; anggota Komisi IV DPR RI, Hasanuddin; Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatra Barat, Chandra; serta Assisten II Pemda Provinsi Sumatra Barat, Benni Warlis, berkunjung ke Solok untuk mencari durian lokal khas setempat.

"Durian adalah buah yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, durian memberi manfaat untuk kesehatan tubuh manusia seperti kaya akan protein, serat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, kalsium, kalium dan fosfor," kata Suwandi, Dirjen Hortikultura, di Solok, Kamis (28/2).

Baca Lainnya : Kementan Dukung Petani Kabupaten Banjar Kembangkan Durian Lokal

Oleh karena itu, ia berpesan agar durian unggulan lokal segera didaftarkan ke Kementan untuk diberi nama varietas.

"Agar semakin mudah dikenal oleh masyarakat dan bisa dikomersilkan," lanjut Suwandi.

Oleh karena itu, ia mengharapkan bantuan semua instansi terkait untuk selalu memberikan pendampingan agar semua sumberdaya di Provinsi Sumatra Barat dapat dikelola dengan baik.

Baca Lainnya : Durian Jadi Komoditas Utama Ekspor Malaysia ke China

"Indonesia memiliki keragaman jenis dan varietas durian lokal. Varietas durian unggul yang sudah dikenal masyarakat misalnya durian pelangi dari Papua, durian merah dari Banyuwangi, durian srobut dari Kalimantan Barat, durian bawor romo dari Banyumas, durian petruk, durian matahari dan banyak jenis lainnya," bebernya.

Pasar durian sangat terbuka luas. Apalagi, durian lokal tidak hanya disukai di dalam negeri saja, tapi juga di mancanegara. Terbukti pada peningkatan ekspor durian di tahun 2018 yang melonjak tajam.

Baca Lainnya : Ekspor Durian Surplus 733 Ton Selama 2018, Ini Negara Sasarannya

"Pada tahun 2018, ekspor durian lebih tinggi jika dibandingkan impor. Bisa dikatakan bahwa neraca perdagangan durian surplus 733 ton," jelasnya.

Mengacu data BPS tahun 2017, ekspor durian hanya 240 ton dan impor 764 ton. Artinya, neraca perdagangan mengalami defisit sebanyak 524 ton. Namun, ekspor durian pada tahun 2018 melonjak hingga 1.084 ton dan impor 351 ton. Bukti bahwa neraca perdagangan surplus 733 ton.

"Volume ekspor durian pada tahun 2018 naik 353 persen dibandingkan 2017," pungkasnya. [DF]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: