Sinabung Masih Awas, Gunung Ibu Terbanyak Alami Erupsi Selama Februari 2019

TrubusNews
Binsar Marulitua
28 Feb 2019   19:00 WIB

Komentar
Sinabung Masih Awas, Gunung Ibu Terbanyak Alami Erupsi Selama Februari 2019

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, terdapat 1 gunung api yang berada pada status awas dan 4 gunung api yang berada di status siaga selama Februari 2019. Belum ada laporan korban jiwa selama erupsi terjadi, baik terdampak abu vulkanik, lontaran material lava pijar maupun aliran piroklastik.

"Gunung Sinabung masih berstatus awas. Sedangkan 4 Gunung lainnya yang berstatus siaga adalah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Agung di Bali, Gunung Soputan di Sulawesi Utara dan Gunung Karangetan di Sulawesi Utara," jelas Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (28/2).

  Baca Lainnya : PVMBG Pasang Pemantau Gas Beracun di Gunung Ijen dan Alat Seismik di Raung

Devy menambahkan, selain level awas dan siaga, dari pantauan 127 gunung juga tercatat masih ada 15 Gunung api berstatus waspada dan 49 lainnya bersifat normal. 

Selain status gunung api aktif, data yang dihimpun selama Februari 2019 juga mengungkapkan fakta bahwa, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara sebagai  gunung paling sering mengalami erupsi selama Februari 2019. Jumlah erupsi yang dilepaskan sebanyak 1488 kali, walaupun asap kawah hanya berada dalam ketinggian maksimum 800 meter. 

Potensi bahaya yang ditimbulkan dari letusan Gunung Ibu adalah material larva pijar, hujan abu, guguran larva, dan aliran lahar hujan. 

"Berdasarkan rekomendasi, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 km dan perluasaan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif gunung ibu," tambahnya. 

Baca Lainnya : PVMBG Petakan Lokasi Rawan Bencana di Indonesia

Sementara itu, peringkat  untuk gunung api  paling sering erupsi berikutnya tercatat pada  Gunung Dukono dengan letusan sebanyak 51 kali, Gunung Agung 4 kali letusan dan Gunung Anak Krakatau dengan 3 kali letusan. 

Terkait kuantitas guuran larva, Gunung Merapi menjadi gunung yan paling sering melepaskan guguran larva dengan total peristiwa sebanyak 1012 kali. Kemudian disusul dengan Gunung Karangetan melepaskan guguran lava  sebanyak 931 kali . [RN] 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: