Bengkalis Dikepung Kabut Asap, Sekolah Diliburkan Serta Puskesmas Disiagakan

TrubusNews
Syahroni
25 Feb 2019   16:30 WIB

Komentar
Bengkalis Dikepung Kabut Asap, Sekolah Diliburkan Serta Puskesmas Disiagakan

Kabut asap mulai selimuti wilayah Bengkalis, Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Murid SDN 02 Desa Terkul, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, diliburkan karena kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah beberapa hari menyelimuti wilayah itu. Kadar pencemaran udaranya masuk dalam kategori berbahaya untuk dihirup manusia.

Menurut Camat Rupat, Hanafi, asap yang menyelimuti lingkungan sekolah itu cukup pekat. Guru terpaksa memulangkan muridnya lebih awal karena tak memungkinkan diadakannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

"Laporan yang masuk baru SDN 02 yang libur, itu di Desa Terkul karena lokasinya berdekatan dengan titik api," sebut Hanafi dihubungi dari Pekanbaru, Senin (25/2).

Baca Lainnya : 900 Hektar Lahan Gambut Terbakar, Warga Rokan Hilir Terkepung Kabut Asap

Hanafi menjelaskan, sudah dua pekan kebakaran lahan di Pulau Rupat terjadi. Asap dari lahan gambut yang terbakar mulai menyebar ke sejumlah desa di kecamatan tersebut.

"Jarak pandang karena adanya asap sekitar 100 hingga 200 meter," kata Hanafi.

Selain pendidikan, asap disebut Hanafi mulai berdampak pada kesehatan masyarakat. Sejumlah Puskesmas sudah melaporkan adanya sejumlah warga berobat karena pernapasannya mulai terganggu.

"Puskesmas sudah menangani beberapa pasien yang mulai batuk-batuk, flu akibat dampak asap," jelasnya.

Baca Lainnya : Karhutla Hingga Kabut Asap Dikhawatirkan Ancam Sektor Pariwisata Indonesia

Asap di Pulau Rupat juga mulai menyerang bayi sehingga harus mendapat perawat serius. Meski demikian, Hanafi menyatakan aktivitas masyarakat masih seperti biasanya.

Oleh karena itu, Hanafi menghimbau masyarakat agar mengurangi waktu keluar rumah karena asap yang dihirup berdampak pada kesehatan. Warga yang mulai terganggu pernapasan juga diharap mendatangi Puskesmas terdekat.

"Hingga kini belum ada warga mengungsi, mudah-mudahan tidak terjadi dan kami berharap asapnya segera menipis," imbuh Hanafi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: