Di Sukabumi, Menteri Amran Lepas Ekspor Manggis ke Tiongkok

TrubusNews
Karmin Winarta
21 Feb 2019   11:46 WIB

Komentar
Di Sukabumi, Menteri Amran Lepas Ekspor Manggis ke  Tiongkok

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor manggis dari Sukabumi, (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor manggis dari Sukabumi, Jawa Barat ke Tiongkok. Pelepasan ekspor dilakukan pada acara Apresiasi Kementerian Pertanian terhadap kinerja ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045, Kamis (21/2).

Acara ini dihadiri Anggota DPR RI, Dewi Asmara, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil dan lebih dari 10.000 petani dan santri tani milenial.

Amran memaparkan Indonesia merupakan negara eksportir manggis, dengan peringkat ke-5 dunia sebagai negara produsen manggis, setelah India, China, Kenya, dan Thailand. Sekitar 25 persen produksi manggis diekspor ke beberapa negara seperti ke China, Hongkong, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar, Amerika, Australia, Prancis, Belanda dan lainnya. 

Melansir data BPS, volume ekspor manggis pada 2018 sebesar 38.830 ton, naik 324 persen dibandingkan 2017 yang hanya 9.167 ton. Sedangkan nilai ekspor 2018 tersebut mencapai Rp 474 miliar naik 778 persen dibandingkan 2017 Rp 54 miliar.

"Ini merupakan peningkatan yang sangat besar. Karena kami membuat akses langsung pasar dari Indonesia ke China, Hongkong, dan berbagai negara tujuan lainnya. Dulu transit dulu ke Malaysia, baru ke negara tujuan eksopor. Itu point pentingnya. Artinya apa? Kesejahteraan petani meningkatkan karena added value (nilai tambah -red) dinikmati petani," demikian papar Amran saat melepas ekspor manggis sebanyak 92 ton ke Tiongkong nilainya mencapai Rp 2,76 miliar.

Lebih lanjut Amran menekankan bahwa sektor pertanian tidak hanya mencakup komoditas padi dan jagung. Akan tetapi sektor pertanian mencapai 460 komoditas. 

Menilik data BPS, sambung Amran, hasil kerja keras Kementan dalam mengurus sektor pertanian yakni ekspor komoditas pertanian secara keseluruhan dari 2016 hingga 2018 naik 29 persen. Nilai ekspor 2016 sebesar Rp 384,9 triliun, sementara pada 2018, angkanya naik menjadi Rp 499,3 triliun.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: