Bagi Warga Lereng Merapi, Lahar Hujan Lebih Menakutkan Dibanding Guguran Lava

TrubusNews
Astri Sofyanti
19 Feb 2019   12:30 WIB

Komentar
Bagi Warga Lereng Merapi, Lahar Hujan Lebih Menakutkan Dibanding Guguran Lava

Guguran lava Gunung Merapi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Beberapa waktu ini, aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus mengalami peningkatan. Pun demikian, peristiwa itu tidak menyurutkan warga untuk menghentikan aktivitasnya. Warga di sekitar lereng merapi, atau tepatnya di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta nampaknya sudah terbiasa dengan aktivitas gunung berdampingan dengan pemukiman mereka.

"Guguran lava dan luncuran awan panas yang terjadi hari ini didahului dengan suara gemuruh. Namun hal itu tidak membuat aktivitas warga terganggu, karena warga telah paham dengan karakteristik Gunung Merapi," terang Kepala Desa Kepuharjo, Cangkringan, Heri Suprapto, Selasa (19/2).

Baca Lainnya : Selain Muntahkan Lava Pijar, Merapi juga Alami 16 Gempa Guguran

Meski begitu, diakui Heri, warga di lereng merapi tetap beraktivitas seperti biasa mulai dari beternak sampai bertani di lereng merapi. Namun demikian, yang menjadi kekhawatiran warga justru bukan guguran lava. Yah, dikatakan Heri, mereka lebih khawatir jika terjadi lahar hujan atau banjir lahar dingin.

“Masih banyak warga melakukan aktivitas pertambangan di Sungai Gendol,” ujarnya.

Diakuinya, Senin (18/2) terjadi hujan deras, akibatnya menimbulkan lahar hujan di Sungai Gendol

"Namun lahar hujan yang terjadi masih tergolong kecil dengan jarak lima kilometer dari puncak di perbatasan Kaliadem-Jambu," tambah Heri.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, banjir lahar hujan yang terjadi tidak menimbulkan kepanikan karena sudah ada petugas yang memantau jika ada lahar hujan.

Baca Lainnya : Hujan Deras, Warga Lereng Merapi Terancam Banjir Lahar Dingin

"Tadi sebelum lahar hujan, (penambang) sudah dievakuasi terlebih dahulu," ujar Heri menerangkan.

Sementara itu, Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Heru Suparwoko mengatakan, hujan masih sering terjadi di puncak Merapi, meskipun tidak setiap hari terjadi.

"Curah hujan yang mengguyur area puncak hari ini tercatat sebesar 74,5 mm sekitar pukul 13.00 WIB. Oleh karenanya, potensi lahar hujan tetap harus diwaspadai. Dengan adanya guguran dan hujan yang harus diwaspadai adalah lahar hujan," urainya. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: