Selama 2018, Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Sumut Capai Rp7,2 Miliar

TrubusNews
Syahroni
18 Feb 2019   21:30 WIB

Komentar
Selama 2018, Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Sumut Capai Rp7,2 Miliar

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Pemerintah memberikan asuransi usaha tani padi melalui Jasindo. Pada tahun 2018, total klaim yang dibayarkan kepada petani sebesar Rp7.274.460.000. Asuransi usaha tani itu sendiri merupakan upaya perlindungan kepada petani agar berhasil dalam pertanaman padi.

Kepala Seksi Pembiayaan dan Investasi Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara, Lusiantiny mengatakan, asuransi selama tahun 2018 dialokasikan untuk lahan seluas 6.141,38 hektare.

Baca Lainnya : Petani Minta Kementan, Tambah Target Program Asuransi Pertanian

“Namun, yang mengajukan klaim kerusakan akibat hama atau penyakit, kekeringan atau banjir seluas 1212,41 hektare. Total klaim sebesar Rp7.274.460.000 atau Rp6 jutaan per hektare,” kata Lusiantiny, Senin (18/2).

Dijelaskannya, biaya asuransi tersebut sebesar Rp180.000 per bulan, dan pemerintah menyubsidi Rp144.000 per bulan. Sedangkan sisanya, Rp36.000 per hektare, dibayar secara mandiri oleh petani.

“Bagi petani, berhak mendaftarkan lahan maksimal 2 hektare. Misalnya petani memiliki lahan 0,5 hektare. Nah, berarti petani tersebut harus bayar Rp18.000,” jelasnya.

Baca Lainnya : Petani Jangan Takut Rugi, Pemerintah Janjikan Asuransi Tani

Lusiantiny menyebut, bagi yang ingin melakukan klaim, tentunya harus ada laporan dari petugas hama dan penyakit tentang adanya kerusakan sebanyak 70%. Kemudian diverifikasi petugas dari Jasindo.

“Maka, dengan cara seperti itu uangnya bisa dijadikan sebagai modal usaha lagi. Tujuannya untuk kebaikan petani itu sendiri, supaya mereka bisa menanam lagi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, asuransi ini sudah berjalan selama tiga tahun untuk tanaman padi. Tahun 2019, pihaknya sedang menjajaki untuk asuransi bagi petani jagung. Jika nantinya disetujui, asuransi baru bisa berjalan untuk tahun 2020. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: