Gubernur Sumbar Minta Kepala Daerah Petakan Wilayah Rawan Bencana

TrubusNews
Astri Sofyanti
15 Feb 2019   21:00 WIB

Komentar
Gubernur Sumbar Minta Kepala Daerah Petakan Wilayah Rawan Bencana

Ilustrasi mitigasi bencana. (Foto : Trubus.id/ Iwan)

Trubus.id -- Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno meminta seluruh kepala daerah di Sumbar untuk rutin melakukan pengecekan titik-titik yang berpotensi rawan bencana. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi dini bencana agar jatuhnya korban jiwa bisa diminimalisir.

Dirinya menyadari bencana di Indonesia belakangan ini terjadi dalam waktu yang berdekatan.

“Ada beberapa titik bencana banjir bandang dan tanah longsor menimba beberapa daerah di Sumatra Barat. Di antaranya di Kabupaten Tanah Datar dan Pariaman,” kata Irwan di Padang, Sumatera Barat, Jumat (15/2).

Baca Lainnya : Gandeng Ulama, BMKG Berharap Penyebarluasan Antisipasi dan Mitigasi Bencana Dapat Efektif 

Untuk itu, dirinya mengajak para kepala daerah untuk bisa bekerja sama dengan pihak TNI dan Polri untuk menyusuri sungai-sungai yang punya catatan sejarah pernah mengalami banjir bandang.

Dirinya berharap, para kepala daerah untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat memahami potensi bencana, sehingga bisa melakukan mitigasi secara mandiri jika terjadi bencana.

Irwan mengungkapkan, sejumlah bencana yang rawan terjadi di Sumatera Barat diantaranya banjir bandang hingga tanah longsor yang masih menelan banyak korban jiwa.

Baca Lainnya : BMKG Telah Usulkan Pengembangan Teknologi Mitigasi Sejak Awal Tahun Lalu

Jumat (15/2) Irwan membuka rapat koordinasi penanggulangan bencana terkait dengan pengurangan resiko dan langkah penanganan bencana dengan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota. 

Pada kesempatan tersebut, Irwan mengajak semua pemkab dan pemkot tidak hanya menangani bencana ketika korban sudah jatuh. Harusnya pemerintah, kata dia, sudah harus mulai bekerja dengan mengantisipasi sebelum kejadian supaya dapat meminimialisir korban.

"Kita haru sosialisasikan kepada masyarakat, ke sekolah-sekolah, kita jangan hanya menunggu. Bencana harus kita manage dari awal supaya tidak ada yang celaka dan mati sia-sia," pungkas Irwan. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: