Gubernur NTT Siapkan Anggaran Rp100 M untuk Kembang Biak Komodo

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
12 Feb 2019   14:30

Komentar
Gubernur NTT Siapkan Anggaran Rp100 M untuk Kembang Biak Komodo

Pemprov NTT siapkan dana untuk mengembangbiakkan komodo yang menjadi ciri khas TNK. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Populasi komodo yang menghuni kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) terus berkurang. Untuk itu, guna menjaga kelestariannya pemerintah setempat berupaya mencari cara melestarikan hewan purba tersebut.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor B Laiskodat sendiri berencana menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk meningkatkan populasi komodo (Veranus komodoensis) yang berada di Taman Nasional Komodo.

"Kami benahi semuanya. Mulai dari pengembangbiakan komodo serta alam di pulau itu," terang Viktor kepada wartawan di Kupang, NTT, Selasa (12/2).

Baca Lainnya : Peneliti Akan Lakukan Rekayasa Genetik Komodo Selama TNK Ditutup

Viktor menyampaikan, rencana tersebut juga berkaitan dengan rencana pengelolaan Pulau Komodo oleh pemerintah pusat, sekaligus melakukan pembenahan di Pulau Komodo yang menjadi lokasi wisata ikonik yang dimiliki NTT.

Lebih lanjut Viktor mengatakan bahwa pembenahan di kawasan Pulau Komodo itu dilakukan antara lain dengan menjamin pasokan makanan untuk hewan langka itu, seperti kambing dan rusa. Gubernur tidak menginginkan induk Komodo kembali memangsa anaknya sendiri akibat populasi ternak yang disiapkan telah habis.

Tak hanya itu, dengan dana sekitar Rp100 miliar, kawasan tersebut akan ditutup untuk sementara waktu. Penutupan diharap membuat keaslian dari komodo sebagai hewan liar bisa terwujud.

Baca Lainnya : Ini Sebabnya Gubernur NTT Akan Tutup Taman Nasional Komodo Selama Setahun

"Orang datang ke Pulau Komodo itu untuk melihat liarnya Komodo. Bukan melihat komodo di Pulau Komodo yang malas dan hanya tidur-tiduran saja," ujar Viktor kembali.

Diakui Viktor, saat ini sulit menemukan komodo dalam jumlah yang banyak saat berkunjung ke Pulau Komodo.

“Untuk menemukan sekumpulan komodo, wisatawan harus berjalan kurang lebih satu kilometer atau lebih untuk bisa menyaksikan komodo dalam jumlah yang banyak. Jika dibandingkan Pulau Rinca, kehidupan bebas komodo yang selalu berkumpul dapat dilihat dengan mudah oleh wisatawan tanpa harus berjalan berkilo-kilometer,” pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait