1 dari 2 Pelaku Penyiksa Kucing yang Tengah Viral, Diperiksa Kejiwaannya

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
11 Feb 2019   19:30

Komentar
1 dari 2 Pelaku Penyiksa Kucing yang Tengah Viral, Diperiksa Kejiwaannya

Viral video pengendara motor menyeret kucing di jalanan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama ini publik dunia maya dibuat gempar dengan sebuah video yang berisi cuplikan aksi tak terpuji 2 pemuda yang dengan tega menyeret seekor kucing dengan motornya. Video yang diunggah kembali oleh pemilik akun instagram @makassar_info itu kemudian jadi viral.

Belakangan juga diketahui, aksi tak terpuji itu terekam kamera terjadi di Desa Bebel, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, polisi dari Polres Pekalongan yang melakukan penyelidikan kini telah berhasil mengamankan 1 dari 2 pelakunya. Pelaku sendiri kini tengah diperiksa kejiwaannya.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto mengatakan, kasus ini sendiri terungkap setelah ada beberapa komunitas penyayang binatang yang melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. 

Baca Lainnya : Kejam, Aksi Pengendara Motor Seret Kucing Tuai Kecaman

"Saat ini ada komunitas penyanyang binatang dari berbagai kota yang melaporkan ke kita. Ini akan kita tindaklanjuti," kata Agung Ariyanto.

Ia juga membenarkan, saat ini petugas Polsek Wiradesa telah mengamankan satu pelaku yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Junaid di Kota Pekalongan.

"Karena diduga mengalami gangguan jiwa masih dilakukan pemeriksaan kejiwaanya. Satu pelaku lagi tengah kami buru," tambahnya.    

Sementara itu, komunitas pelindung binatang, Animal Defender Indonesia merupakan salah satu komunitas yang ikut melaporkan kedua pelaku ke polisi. Anggota Animal Defender Indonesia dari Yogyakarta, Jakarta dan Pekalongan datang membuat laporan dengan membawa bukti penyebaran video yang viral di media sosial.

Baca Lainnya : Bunuh Kucing Bunting dalam Mesin Pengering, 3 Pria Keji Divonis 2 Tahun Bui

Doni Hendaru dari Animal Defender Indonesia sendiri mengaku bahagia karena pihak kepolisian ternyata sudah menangani kasus ini. Ia menambahkan, sebelumnya juga ada kasus penganiayaan pada kucing dengan cara memutar-mutarnya. Namun pelakunya sudah diperingatkan.

"Kalau sebelum-sebelumnya ada kucing yag diputer-puter, masihlah bisa di edukasi. Kalau yang begini (nyeret kucing) sudah tidak bisa dibilangin," tambahnya.

Ia berharap setelah pelaporan dari pecinta binatang ini akan ada tindaklanjut dari pihak kepolisian agar penegakan hukum tentang hewan bisa menjadi satu keputusan hukum tetap.

"Hal ini agar bisa menjadi tolak ukur kawan-kawan dimana saja di wilayah hukum Republik Indonensi terkait adanya penganiayaan hewan. Sampai saat ini belum ada putusan tentang penganiayaan hewan. Dulu pernah ada tapi tentang ternak," imbuhnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: