Masuk Musim Panas, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjadi di Lhokseumawe

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
11 Feb 2019   21:00

Komentar
Masuk Musim Panas, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjadi di Lhokseumawe

Ilustrasi kebakaran lahan gambut. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- v class="ii gt" style="margin:8px 0px 0px; padding:0px; text-align:start; -webkit-text-stroke-width:0px">

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Lhokseumawe, Aceh. Kali ini lahan yang hangus terbakar merupakan lahan gambut kering seluas satu hektare yang berada di desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek. Pihaknya mengatakan, terbakarnya lahan gambut dan rumput ilalang di kawasan Alue Awe tersebut baru diketahui dari laporan masyarakat setempat pada Minggu (10/2) siang.

Baca Lainnya : Cuaca Terik Perluas Kebakaran Gambut di Aceh Barat

"Begitu ada laporan dari masyarakat ke pihak kecamatan, maka tim reaksi cepat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Lhokseumawe langsung mengecek ke lokasi. Setelah dipastikan ada, baru dilakukan upaya pemadaman," kata Ahmad di Aceh, Senin (11/2).

Usai menerima laporan, tim pemadam kebakaran Pemerintah Kota Lhokseumawe kemudian langsung diterjunkan ke lokasi titik api. Pemadaman dilakukan dengan melibatkan tiga unit armada, dibantu oleh berbagai pihak terkait, dan masyarakat setempat.

Diakui Ahmad, kobaran api mengamuk di area bercocok tanam milik masyarakat setempat. Karena itu masyarakat khawatir api menjalar ke areal lain hingga merembet ke pemukiman penduduk.

Mayoritas lahan terbakar ini berada di bagian wilayah barat-selatan, selain wilayah tengah di dataran tinggi yang cenderung meluasnya seiring dampak dari pengaruh musim kemarau pada sejumlah wilayah di Indonesia.

Baca Lainnya : Berpotensi Terbakar, 4 Titik Panas Terdeteksi di Aceh

"Jika tidak dilakukan upaya pemadaman, bisa-bisa rumah warga ikut terbakar. Kini api telah padam, sementara asal usul lahan ini terbakar masih diselidiki aparat hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, wilayah Aceh saat ini menunjukkan sedang masa peralihan dari musim penghujan menuju ke musim kemarau.

"Suhu udara pada lapisan atas saat ini terjadi peningkatan, dan berdampak turunnya persentase uap air di udara. Kondisi ini mulai rawan terjadi kebakaran yang ditambah lagi angin bertiup kencang," jelas Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Aceh, Zakaria Ahmad. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: