1.500 Ton Beras Bulog Ditemukan Busuk di Gudang Peyimpanan

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
11 Feb 2019   09:00

Komentar
1.500 Ton Beras Bulog Ditemukan Busuk di Gudang Peyimpanan

Ilustrasi penyimpanan beras (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan yang memeriksa dua dari lima gudang Bulog Wilayah Belitang III dan Jatimulyo menemukan sekitar 1.500 ton beras telah busuk. 

"Dari lima gudang di OKU Timur kami baru periksa langsung dua gudang dan menemukan sekitar 1.150 ton beras yang busuk," ujar Ketua Komisi II DPRD OKU Timur, Andi Syaiban Hidayat di Martapura (10/2).

Andi Syaiban meminta agar penegak hukum baik polisi maupun kejaksaan untuk menindaklanjuti temuan tersebut agar diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku.

Baca Lainnya : Darmin: Jika Hanya Sekali, Rencana Ekspor Beras Bulog Lebih Baik Diurungkan

Bahkan Andi juga meminta Direktur Utama Bulog, Budi Waseso (Buwas) agar terjun langsung ke Sumsel untuk melihat puluhan ribuan ton beras busuk yang ditemukan di gudang bulog tersebut.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali memperingatkan Divre Bulog setempat untuk memperbaiki mutu dan distribusi beras agar yang disalurkan ke masyarakat berkualitas.

"Namun masalah seperti ini terus berulang. Belum lama ini kami sudah memanggil pimpinan Bulog Divre III OKU guna mempertanyakan terkait temuan 1.500 ton beras busuk yang ditemukan di gudang penyimpanan tersebut," ujarnya.

Baca Lainnya : Serapan Beras Bulog dari Petani Hanya 53,5 Persen Sepanjang 2018

Sementara itu, dalam pertemuan dengar pendapat, pihak bulog setempat juga mengakui adanya beras busuk karena disimpan terlalu lama dan kondisi gudang Bulog yang perlu modernisasi.

"Ada beras yang mereka terima Oktober 2018 atau baru empat bulan tapi busuknya sama seperti beras yang disimpan sejak 2016-2017. Jadi alasan pihak bulog ini sama sekali tidak masuk akal," katanya.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre Kabupaten Ogan Komering Ulu, Deni Laksana Putra belum bisa diminta konfirmasi terkait hal tersebut. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: