Semakin Mengganas, Sepekan Kebakaran Hutan Selandia Baru Paksa Warga Mengungsi

TrubusNews
Binsar Marulitua
11 Feb 2019   08:00 WIB

Komentar
Semakin Mengganas, Sepekan Kebakaran Hutan Selandia Baru Paksa Warga Mengungsi

Ilustrasi kebakaran hutan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kobaran api disertai angin kencang selama sepekan telah 'menelanjangi' Pulau Selatan, Selandia Baru, hingga Minggu (10/2). Belum ada tanda-tanda kabakaran bakal mereda, api yang mulai melahap lahan permukiman  memaksa ribuan orang meninggalkan rumah untuk mengungsi.

Pertahanan Sipil Selandia Baru mencatat, meskipun belum ada laporan korban jiwa, kebakaran telah melumat kawasan seluas 2.300 hektare dengan perimeter 25 km. Sementara itu, 155 personel pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di lapangan dengan dukungan dari 23 helikopter dan tiga pesawat. 

Usaha tersebut tercatat sebagai pemadaman terbesar melalui udara di selandia Baru.

Baca Lainnya : Peralihan Musim, Sumut Rawan Bencana Angin Kencang dan Kebakaran Hutan

"Ada kecemasan angin diprediksi bertiup kuat siang ini, yang akan menguji garis-garis kendali," kata lembaga itu.

Data lain Pertahanan Sipil Selandia Baru juga menyebutkan, hingga Minggu Sore sekitar 3.000 orang terpaksa meninggalkan kawasan Wakefield dan Pigeon Valley. Tetapi prakiran itu hanya bersifat sementara karena para korban terdampak akan terus bertambah.

Manajer Komunikasi Palang Merah Selandia Baru Ellie van Baaren mengatakan, mereka yang dievakuasi merasa kelelahan dan frustrasi.

"Ketika Anda terpaksa meninggalkan rumah Anda dan dalam beberapa kasus juga meninggalkan ternak dan binatang Anda, dan Anda tidak tahu apa yang terjadi pada mereka, dan Anda tinggal bersama teman-teman dan keluarga, kemudian situasi tak menentu bagi siapa pun," kata dia kepada Reuters.

Baca Lainnya : Meski Api Padam, Hujan Lebat Persulit Pencarian Korban Kebakaran Hutan di California

Banyak dari kawasan yang terkena dampak di selatan Nelson digunakan untuk kehutanan tetapi juga banyak ladang kecil di sana. Sejumlah ternak juga dipindahkan untuk keamanan mereka.

Sebelumnya, kebakaran mulai terjadi pada Senin dan Selasa dan dengan cepat menyebar. Pada Rabu (6/2), pihak berwenang menyatakan keadaan darurat. [NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan: