Dibanding Tiga Tahun Lalu, Kasus Stunting di Yogyakarta Mulai Turun

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
09 Feb 2019   13:00

Komentar
Dibanding Tiga Tahun Lalu, Kasus Stunting di Yogyakarta Mulai Turun

Ilustrasi stunting. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Yogyakarta melaporkan bahwa kasus stunting di wilayahnya mengalami penurunan dalam waktu tiga tahun terakhir. Meski begitu, Dinkes Yogyakarta akan terus berupaya menuntaskan masalah stunting.

"Jadi, ini benar-benar pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Meski jumlahnya turun, masih ada bayi yang mengalami stunting. Kami akan mensosialisasikan pencegahan ke masyarakat," kata Agus Sudrajat, Sekretaris Dinkes Yogyakarta, Sabtu (9/2).

Pada tahun 2018, sebanyak 21 bayi dari total kelahiran 3.585 masuk dalam kategori stunting. Dibandingkan tiga tahun lalu, jumlah tersebut sudah berkurang. Dikatakan Agus, faktor utama penyebab bayi dengan panjang lahir dan berat badan rendah adalah asupan gizi serta kondisi kesehatan ibu hamil yang tidak terjaga.

Baca Lainnya : Ini Ciri Bayi dengan Faktor Risiko Stunting, Tumbuh Tidak Maksimal

"Kami akan melakukan upaya lebih kuat untuk mendorong agar ibu hamil memperhatikan kondisi kesehatannya,” lanjutnya.

Salah satu kebijakan yang diterapkan ialah program antenatal care terpadu. Pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, tuntas dan terstandar.

“Pada program ini, ibu hamil minimal melakukan empat kali pemeriksaan kesehatan, memperoleh imunisasi dan pemenuhan gizi yang cukup. Agar kondisi kehamilannya terpantau dan bayi tumbuh sehat,” ucapnya.

Baca Lainnya : Tips Cegah Stunting pada Anak dengan Asupan Sederhana

Program tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari bidang praktik, dokter, dokter spesialis, klinik, puskesmas hingga rumah sakit. Selain itu, ibu hamil yang memiliki risiko kehamilan, akan didata dengan cermat. Sehingga, jika terjadi kondisi kegawatdaruratan, bisa langsung dilakukan penanganan secara cepat untuk menghindari risiko yang lebih besar.

“Selain menjaga asupan gizi ibu hamil, kondisi kesehatan bayi yang sudah dilahirkan harus terjaga. Berikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan tetap menjaga asupan gizi setelahnya,” ujar Agus menambahkan. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: