Tiga Jalur Evakuasi Disiapkan Guna Mengantisipasi Erupsi Gunung Merapi 

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Feb 2019   15:29 WIB

Komentar
Tiga Jalur Evakuasi Disiapkan Guna Mengantisipasi Erupsi Gunung Merapi 

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memastikan kesiapan jalur evakuasi warga tiga desa di Klaten yang merupakan Kawasan Rawan Bahaya (KRB).

Hal tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap terkait informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) tentang aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang rutin mengeluarkan guguran lava dan awan panas. 

"Untuk jalur evakuasi utama ada tiga, yaitu jalur barat, tengah, dan timur," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Klaten, Nur Tjahtjono Suharto di Klaten, Jumat (8/2). 

Baca Lainnya : Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Ancam Warga

Ia mengatakan, untuk jalur barat merupakan rute Balerante mengarah ke Kebondalem, Kecamatan Prambanan, sementara jalur tengah dari Sidorejo ke Menden, Kecamatan Kebonarum, dan yang terakhir jalur timur dari Teglamulyo ke Demakijo, Kecamatan Karangnongko.

Selain itu, dikatakannya, ada beberapa jalur alternatif yang dipakai warga sehari-hari ketika menuju ke bawah. "Jadi kami tidak bisa memaksakan satu jalur saja, masyarakat bebas menentukan yang mana. Tidak tergantung satu jalur," katanya lagi.

Ia mengatakan, mengenai penentuan jalur evakuasi tersebut merupakan kesepakatan dengan relawan dan warga setempat sehingga dipastikan warga tidak akan kebingungan ketika harus diminta turun.

Ia juga memastikan jika status KRB dalam kondisi siaga maka truk pasir atau Galian C harus berhenti beraktivitas mengingat mulai ada penurunan warga.

"Intinya kami tetap pada kenyamanan warga, jangan buat mereka panik. Ikut pada rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Jaga kondusivitas dan ketenangan di atas. Kalau diminta turun langsung turun, sesuai arahan relawan setempat," katanya.

Baca Lainnya : Merapi Terus Bergejolak, BPBD Jateng Juga Siapkan Skema Amankan Ternak

Sementara itu, Kamis (7/2) kemarin, tepatnya pada pukul 18.30 WIB terjadi luncuran awan panas sepanjang 2 km yang mengarah ke Sungai Gendol, Yogyakarta. luncuran awan panas tersebut berdurasi 215 detik dengan amplitudo 70.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Dodhy Hermanu mengatakan tiga desa di Klaten yang masuk dalam KRB, yaitu Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo.       

"Warga sejauh ini masih tetap melakukan aktivitasnya, kalau malam ronda. BPBD juga ikut serta di dalamnya. Semua dilibatkan termasuk dari TNI dan Polri kami ajak naik untuk melihat situasi dan kondisi masyarakat di atas," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan: