Penyelundupan 9 Ton Bawang Merah Asal Malaysia Digagalkan

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
07 Feb 2019   13:00

Komentar
Penyelundupan 9 Ton Bawang Merah Asal Malaysia Digagalkan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tim F1QR (Fleet One Quick Response) Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai menggagalkan penyelundupan 9 ton bawang merah asal Malaysia. Penyelundupan yang diangkut dengan Kapal Motor Kayuara Jaya 1 itu dilakukan melalui perairan Bengkalis, Riau, pada Senin malam lalu, 4 Februari 2019.

“Penangkapan berawal dari adanya informasi yang diterima oleh Tim F1QR Lanal Dumai pada tanggal 3 Februari 2019, bahwa akan ada kegiatan penyelundupan barang illegal yang dibawa dengan menggunakan Kapal Motor dari Malaysia tujuan ke Bengkalis Riau,” ujar Komandan Lanal Dumai Letkol Laut Wahyu Dili Yudha Hardianto dalam keterangan tertulisnya Rabu (6/2).

Usai mendapat laporan, tim F1QR Dumai berpatroli di sekitar perairan Bengkalis. Saat patroli, tim mencurigai satu kapal motor yang melintas tanpa menyalakan lampu navigasi. Tim mengetahui keberadaan kapal tersebut dari suara mesinnya.

Baca Lainnya : Harga Bawang Merah Cirebon Terjun Bebas, Petani Rugi Besar

Selanjutnya tim melakukan pengejaran dan penangkapan kapal motor tersebut. Setelah tertangkap dan dilakukan pemeriksaan terhadap terhadap dokumen, anak buah kapal dan muatan, tim menemukan 9 ton bawang merah illegal asal Malaysia yang tidak dilengkapi Dokumen Karantina.

“Tim F1QR Lanal Dumai juga melaksanakan pengecekan setiap ruang kapal dan melakukan tes urine terhadap ketiga ABK untuk mengetahui penggunaan dan penyelundupan narkoba, namun hasilnya negatif,’’ ujar Wahyu.

Saat ini seluruh penumpang KM Kayuara Jaya 1 sedang ditahan oleh pihak Karantina. Mereka diduga melanggar UU RI Nomor 16 Tahun 1992 Pasal 5 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: