Air Sungai Teluk Wondama Papua Barat Meluap, Warga Trauma

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
03 Feb 2019   16:00

Komentar
Air Sungai Teluk Wondama Papua Barat Meluap, Warga Trauma

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Rasiei, ibu kota Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, kembali dilanda bencana air meluap pada sekira pukul 20.15 WIT, Sabtu (2/2) malam tadi. Dikabarkan air menerjang sejumlah kawasan di sana. Berdasarkan informasi, luapan air mengalir keluar dari beberapa dua sungai yang ada di Rasiei.

Rustam, salah satu warga Rasiei, mengungkapkan hujan deras yang mengguyur tempat tinggalnya terjadi sejak Sabtu sore hari. Derasnya hujan menyebabkan air sungai meluap dengan deras dan sempat menggenangi kota. 

Dikatakannya, kondisi tersebut hanya berlangsung sekitar satu jam setelah hujan deras. Warga dikabarkan sempat panik mengira terjadi lagi banjir bandang seperti pada Oktober 2010.

Baca Lainnya : Alih Fungsi Hutan Menjadi Lahan Pertanian Penyebab Banjir Sulsel

"Tadi memang air ada meluap sedikit, kira-kira sekitar 10 sentimeter. Saat ini sudah aman-aman. Sempat ada panik masyarakat setempat karena trauma dengan kejadian banjir bandang beberapa tahun lalu yang menerjang Kabupaten Teluk Wondama," ujar Rustam, sabtu malam tadi.

Terkait kejadian tersebu belum diketahui pasti jumlah kerusakan ataupun adanya korban. Sejak awal kejadian, pihak Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama bersama TNI dan Polri langsung turun ke lokasi kejadian untuk membantu warga.

"Tapi tadi sudah ada bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pihak terkait seperti TNI dan Polri tadi turun juga," ujarnya.

Air sungai hingga menggenangi sebagian wilayah di Kabupaten Teluk Wondama ini terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi sejak Jumat sore. Air meluap dari sungai-sungai yang ada di dalam kota tersebut.

Baca Lainnya : Waspada, Leptospirosis Berpotensi Merebak saat Genangan Banjir

Ada dua kampung yang menjadi korban luapan air sangat tinggi. Masing-masing di Kampung Rado dan Sanduai. Kondisi ini tidak berlangsung lama setelah hujan yang turun dengan derasnya mulai reda.

"intensitas hujan memang tadi ada lebat. Ada lebih satu jam sejak sore tadi. Memang hujan deras, tapi alhamdulillah sudah berhenti. Tadi memang ada beberapa wilayah yang air meluap, di antaranya di Kampung Rado, Kampung Sanduai. Itu yang tadi ada luapan air. Lokasinya dekat di dalam Kota Wondama," terangnya.

Akibat luapan air dari dua sungai ini membuat warga setempat panik dan sempat mengungsi. 

"Air meluap tadi dari Kali Sanduai dan Kali Rado. Kan dua sungai (kali) itu berdekatan. Masyarakat tadi memang ada mengungsi ke tempat aman, karena ketakutan juga dengan kondisi ini. Warga khawatir terjadi bencana banjir bandang seperti beberapa tahun lalu," kata Rustam. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: