Gempa Beruntun di Padang dan Mentawai, Ini Penjelasan BMKG

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
03 Feb 2019   06:00

Komentar
Gempa Beruntun di Padang dan Mentawai, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi gempa (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan penjelasan resmi perihal gempa beruntun yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (2/2).

Dikutip dari siaran pers BMKG di laman resmi BMKG, bmkg.go.id, telah terjadi gempabumi hari Sabtu, (2/2), pukul 16.27 WIB dengan kekuatan M=6.1 dan kedalaman 26 km.

Gempa bumi dengan magnitude paling kuat ini berpusat di laut pada jarak 105 km arah Tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

Baca Lainnya : Gempa Bumi 6.6 SR Guncang Maluku, Satu Rumah Sakit Rusak

Dari hasil pemodelan, gempa yang terjadi tidak memicu terjadinya tsunami. Hingga pukul 21.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 52 kali.

Secara keseluruhan, ada 5 aktivitas gempa yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat yaitu magnitudo 5,3 6,1 5,3 5,9 dan 5,0.

BMKG terus memonitor perkembangan gempabumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media.

Baca Lainnya : Peristiwa Gempa Bumi 2018 di Indonesia Naik Dua Kali Lipat Dibanding Tahun Sebelumnya

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat dirasakan di daerah Padang Panjang, Bukittinggi, Solok II-III MMI Padang, Pariaman, Painan III-IV dan Kepulauan Mentawai (Tua Pejat,Pagai Selatan) IV-V MMI.

Hingga saat ini sudah ada beberapa laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Berdasarkan data sementara tercatat Puskesmas Sikakap rusak ringan, Mercusuar yang sudah tidak berfungsi roboh. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: