Permintaan Belut di Pasar Lokal dan Mancanegara Masih Sangat Tinggi

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
02 Feb 2019   19:00

Komentar
Permintaan Belut di Pasar Lokal dan Mancanegara Masih Sangat Tinggi

Belut hasil budidaya air jernih. (Foto : Trubus.id/ Hadi Nugroho)

Trubus.id -- Daging belut cukup digemari karena rasanya yang lezat. Selain itu, daging belut juga memiliki kandungan protein yang tinggi. Dengan segala kelebihannya itulah, belut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk dibudidayakan.

Peluang budidaya belut itu sendiri menarik perhatian M Fajar Junairiyata (53). Karenannya, dia mengembangkan budidaya belut di farm miliknya di desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Sentul Selatan, Kabupaten Bogor. 

Saat dikunjungi Trubus.id belum lama ini, ia mengatakan kalau permintaan belut dari luar negeri saat ini cukup tinggi. Hal itu lah yang menurutnya peluang besar untuk dijalani. 

"Belum lama ini permintaan dari luar negeri dari Jepang dan Korea sangat tinggi. Permintaanya tidak main-main, 15 ton per minggu itu baru satu buyer," terangnya kepada Trubus.id.

Baca Lainnya : Budidaya Belut di Air Jernih, Kini Bukan Hal yang Mustahil Lagi

Tak hanya dari luar negeri, permintaan pasar lokal menurutnya juga masih terbuka lebar. Buktinya, harga belut di pasaran lokal harganya terus melambung.

"Saya rasa masih sangat bagus sekali terbukti harga terus melambung sampai harga Rp70 ribu-Rp80 ribu di daerah Bogor sini," terangnya lagi.

Ia mengatakan, harga belut semakin tinggi karna pasokan dan permintaan itu tidak seimbang. Pasalnya selama ini pasokan belut masih banyak yang mengandalkan dari alam.

"Selama ini 80 persen kan belut masih dipasok dari alam dan ini tergantung dari cuaca dan juga pola pertanian. Alam itu kan sekarang sudah banyak kimia sehingga pasokan dari alam sangat menurun," terangnya lagi. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: