Lumba-Lumba yang Dievakuasi dari Sungai Kualuh Terluka, Kenapa?

TrubusNews
Syahroni
01 Feb 2019   22:30 WIB

Komentar
Lumba-Lumba yang Dievakuasi dari Sungai Kualuh Terluka, Kenapa?

Proses evakuasi lumba-lumba dari Sungai Kualuh, Sumut. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Saat dilakukan evakuasi terhadap seekor lumba-lumba yang diduga tersesat di Sungai Kualuh, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)‎ menemukan sejumlah luka di tubuh satwa dilindungi itu.

"Petugas menemukan adanya luka di bagian atas punggung lumba-lumba," kata Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi, Jumat (1/2).

Baca Lainnya : Evakuasi Lumba-lumba di Sungai Kualuh Terhalang Habitat Buaya

Dijelaskan Hotmauli, petugas langsung memberikan pengobatan terhadap luka yang diderita lumba-lumba tersebut. Selanjutnya petugas langsung mengevakuasi hewan cerdas itu. Evakuasi berhasil dilakukan pada Kamis (31/1) kemarin.

"Luka di punggung lumba-lumba itu langsung diobati petugas, kemudian langsung merilisnya ke laut," jelas Hotmauli.

Mengenai usia lumba-lumba, Hotmauli tidak mengetahui secara pasti, mengingat proses evakuasi harus segera dilakukan. "Umurnya, kita belum dapat data. Karena langsung dirilis. Alhamdulillah evakuasi berhasil," ungkapnya.

Baca Lainnya : Telat Evakuasi, Lumba-lumba yang Tersesat di Sungai Akhirnya Mati

Penampakan dua ekor lumba-lumba putih di Sungai Kualuh, Dusun Ramean II, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pertama kali terlihat pada Minggu (27/1).

Pada Rabu (30/1) malam sekitar pukul 18.00 WIB, warga melihat seekor lumba-lumba mengapung. Setelah dilihat, ternyata lumba-lumba tersebut telah mati. Seekor lumba-lumba lainnya kini berhasil dievakuasi dan dilepasliarkan di laut yang berada di Tanjung Balai Asahan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP: Kuota Impor Garam Capai 2,9 Juta Ton pada 2020

Peristiwa   17 Jan 2020 - 18:58 WIB
Bagikan:          
Bagikan: