Kembalikan Fungsi Hutan di Sulsel, BNPB Gunakan Konsep Citarum

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
01 Feb 2019   19:00

Komentar
Kembalikan Fungsi Hutan di Sulsel, BNPB Gunakan Konsep Citarum

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen Doni Monardo (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen Doni Monardo akan menggunakan konsep Citarum untuk membenahi kawasan Bawakaraeng dan Lomppbattang di Sulsel. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan lagi fungsi konservasi hutan di kawasan itu.

"Intinya dari BNPB akan mendukung penuh instruksi dari pemerintah pusat dalam hal ini dari Presiden dan Wapres untuk mengembalikan fungsi Konservasi," ujar Doni di kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (1/2).

Dikatakannya konsep ini akan mirip dengan konsep pembebasan di daerah aliran sungai Citarum, Jawa Barat. Namun, konsep ini disesuaikan dengan kearifan lokal setempat.

"Ya seperti itu konsepnya (seperti Citarum). Tapi pola sesungguhnya seperti apa setelah tim melalukan survei lapangan. Mungkin tim survei ini butuh waktu paling tidak satu bulan ya. Ini sesuai kearifan lokal," jelasnya.

Baca Lainnya : BNPB: Bencana Hidrometeorologi di Sulsel Renggut 79 Nyawa

"Ini kan pola penganan bagaimana pelibatan banyak pihak dan saya katakan ini program kalau hanya pemerintah saja yang kerja tidak akan berhasil. Jadi harus melibatkan semua komponen bahkan masyarakat Sulsel perlu diikutsertakan," lanjutnya.

Sebelumnya, bencana banjir dan longsor di wilayah Sulawesi Selatan telah menelan korban tewas hingga 79 orang. Bahkan, hingga saat ini tim SAR masih berupaya melakukan pencarian korban. Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan kementeriannya akan berupaya melakukan rehabilitasi besar-besaran.

Baca Lainnya : Kementan Beri Bantuan Rp2 Miliar untuk Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel

"Salah satu rehabilitasi terbesar hampir Rp 200 miliar ada di Sulawesi Selatan, tahun ini hampir Rp 200 miliar, kita kerjakan rehabilitasi di sana," ujar Siti

"Teknis rehabilitasi ada rehabilitasi tanah, ada bibit, ada tanam, ada DAM penahan, penahan tebing dan lain-lain. Nanti juga kita lihat dulu, karena untuk resettlement agak berat, kecuali kalau Pemda-nya yang minta. Karena nanti yang ngerti banget resettlement itu pemerintah daerah dan Dagri," pungkasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: