Cuaca Buruk, Manado Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
01 Feb 2019   15:00

Komentar
Cuaca Buruk, Manado Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Banjir di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Cuaca buruk berupa hujan intensitas sedang hingga lebat saat ini tengah melanda wilayah Sulawesi Utara ( Sulut) pada Jumat (01/2). Akibat cuaca buruk ini, seperti terpantau di media sosial warga sejumlah wilayah di Kota Manado diterjang banjir dan longsor.

Salah satunya di Kampung Islam Tuminting yang terjadi banjir. Kemudian di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunakan, bahkan air dari Kali Buha naik ke pemukiman warga dan masuk ke dalam rumah.  Sementara itu di Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, air menggenangi badan jalan, dan itu juga terjadi di depan SPBU Tikala.  

Banjir juga dikabarkan terjadi di Kecamatan Singkil. Sedangkan tanah longsor terjadi di ruas Jalan Pumorow Manado.

Baca Lainnya : BMKG Perkirakan Awal Februari Puncak Musim Hujan di DKI Jakarta

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Provinsi Sulut. BMKG mencatat berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir pada pukul 08.00 Wita di wilayah Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Tomohon, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmong Utara dan sekitarnya. Cuaca buruk juga meluas ke wilayah Bitung, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Selatan dan sekitarnya. 

Banjir di Manado (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama mengatakan, berdasarkan pantauan citra satelit pukul 08.50 WITA, sebagian besar wilayah Sulawesi Utara masih berpotensi cuaca buruk berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Baca Lainnya : Puncak Musim Penghujan Mundur, Waspada Bencana Harus Diulur

"Dikarenakan adanya belokan angin di wilayah Sulawesi Utara karena pengaruh daerah tekanan rendah di wilayah selatan khatulistiwa. Dihimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk lebih waspada dengan kondisi saat ini," ujarnya.

Kepala Kantor SAR Manado Amiruddin melalui Humas SAR Feri Ariyanto menyampaikan, masyarakat yang di tinggal di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati.

"Saat ini air DAS Tondano naik perlahan lahan, dan tidak kalah penting masyarakat yang tinggal di perbukitan agar waspada," ujarnya.[NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: