Penutupan TN Komodo, Upaya Konservasi dan Dampaknya pada Sektor Pariwisata

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
01 Feb 2019   08:01

Komentar
Penutupan TN Komodo, Upaya Konservasi dan Dampaknya pada Sektor Pariwisata

Rencana penutupan TN Komodo tuai penolakan dari pelaku usaha pariwisata. (Foto : Istimewa)

Komodo hidup dengan berburu rusa di Taman Nasional Komodo (TNK). Namun sayangnya, saat ini hewan buruan mereka sudah mulai jarang dijumpai. Kondisi ini sendiri terjadi diduga akibat maraknya perburuan rusa di wilayah kawasan TNK itu sendiri.

Belum lepas dari ingatan saat di penghujung tahun 2018 lalu, aparat gabungan TNI dan Polri berhasil mengamankan sedikitnya 9 ekor Rusa di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan hasil buruan dari Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maraknya perburuan yang berdampak pada berkurangnya populasi rusa pun terjadi. Kondisi ini tentunya menjadi ancaman untuk keberlangsungan komodo itu sendiri. Pasalnya rusa adalah salah satu mangsa utama komodo.

Semakin sedikitnya rusa juga diduga menjadi penyebab ukuran komodo mengecil. Selain itu, komodo juga terancam saling bunuh dan saling mangsa jika rusa sudah mulai sulit dijumpai. Kondisi ini yang kemudian menjadi sorotan pemerintah setempat.

Wacana Penutupan TN Komodo

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: