BNPB: Bencana Hidrometeorologi di Sulsel Renggut 79 Nyawa

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
31 Jan 2019   18:00

Komentar
BNPB: Bencana Hidrometeorologi di Sulsel Renggut 79 Nyawa

Kepala Pusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Ancaman datangnya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, gelombang tinggi hingga puting beliung saat musim hujan tiba, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya korban yang jatuh akibat bencana tersebut semakin hari jumlahnya semakin tinggi.

Sebagai contoh, bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sulawesi Selatan belum lama ini. Menurut laporan terbaru yang diterima Badan Penanggulangan Nasional Bencana (BNPB), hingga Kamis (31/1), tercatat ada kejadian bencana di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dampaknya merenggut nyawa 79 warga dan satu orang hilang.

Baca Lainnya : 98 Persen Bencana Hingga 31 Januari 2019 Akibat Bencana Hidrometeorologi

Kepala Pusat Data Informasi (Pusadatin) dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, petugas penyelamatan hingga detik ini masih berusaha mencari satu korban yang dinyatakan hilang. Sebagai langkah penanganan, status tanggap darurat diberlakukan selama 14 hari sejak 23 Januari 2019 hingga 6 Februari 2019.

Sutopo melanjutkan, dari laporan terbaru juga diperoleh informasi kalau bencana tersebut melukai 42 orang dan warga yang terdampak tercatat sebanyak 5.506 orang. Sebagian warga masih bertahan di pengungsian karena rumahnya rusak atau akses jalan menuju rumah masih tertutup lumpur.

“Jumlah rumah rusak 1.397 unit dan rumah terendam 22.506 unit," terang Sutopo di Graha BNPB, Kamis (31/1).

Sementara itu, fasilitas umum seperti jembatan terdampak bencana alam itu diketahui mencapai 56 unit. Selain itu, luas sawah terendam seluas 12.785 hektar. Kondisi ini diakui Sutopo menyebabkan lahan pertanian mengalami puso. Fasilitas lain seperti sekolah terdampak 56 unit. Tempat peribadatan terdampak 12 unit. Kantor pemerintahan 31 unit dan pasar terdampak 2 unit.

Baca Lainnya : BNPB Catat 59 Orang Meninggal Akibat Bencana Sulsel

“Bencana berdampak paling berat berada di Kabupaten Gowa, kemudian Jeneponto dan Maros, tiga kabupaten ini berbatasan. Selain itu, ketiga kabupaten tersebut curah hujannya yang tertinggi,” ujar Sutopo menambahkan.

BNPB juga telah memberikan upaya bantuan dana siap pakai sebesar Rp 1,1 miliar. Kemudian, BPBD Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan TNI, Polri, Basarnas, Tagana, Dinkes, SKPD, dan relawan juga telah melakukan evakuasi dan memberikan bantuan logistik serta pelayan kesehatan pada korban selamat.

"TNI juga membangun jembatan darurat bailey, dan dapur lapangan telah didirikan untuk makan dan minum pengungsi," pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Rumah Warga Aceh di Rusak Kawanan Gajah Liar

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: