Peramal Membaca Terjangan Tornado Lewat Tanda Alam, Tiga Orang Tewas dan Ratusan Rumah Hancur

TrubusNews
Binsar Marulitua
29 Jan 2019   09:30 WIB

Komentar
Peramal Membaca Terjangan Tornado Lewat Tanda Alam, Tiga Orang Tewas dan Ratusan Rumah Hancur

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pusaran Angin Tonado secara tiba-tiba menghantam tiga distrik masyarakat kelas pekerja di Havana, Kuba sekitar tengah malam. Angin topan itu merupakan yang pertama kali menghantam ibu kota Kuba dalam beberapa dasawarsa.

Armando Caymares, dari institut meteorologi Kuba, Insmet, mengatakan kepada media massa setempat, bahwa kejadian tersebut sudah diprakirakan oleh seorang peramal,Cubadebate. Sebelumnya dirinya telah mengamati tornado yang terbentuk di lepas pantai.

Dia mengatakan warga dari seluruh kota telah menelepon untuk melaporkan topan telah mendarat pada Minggu malam.

"Orang-orang mendengar apa yang terdengar seperti mesin jet dan merasakan perubahan tekanan lingkungan," tambahnya.

"Kerusakannya parah, sejauh ini kami menyesali hilangnya 3 nyawa manusia dan merawat 172 yang terluka," tulis Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel dalam sebuah akun media sosial seperti dilaporkan The Independent, Senin (28/1).

Foto rumah dan beberapa mobil yang hancur serta truk kecil yang terbalik dan puing-puing yang berserakan di jalanan diunggah di Twitter dengan tanda pagar #Havanatornado bersama foto angin topan besar yang menerjang kota itu.

Laporan korban jiwa dan cedera baru pada tahap awal karena petugas penyelamat masih menyisir bangunan-bangunan yang rusak di tengah kegelapan dan perumahan yang rusak.

Tornado adalah kejadian yang relatif jarang terjadi di Havana, meskipun kota ini telah dilanda oleh fenomena cuaca di masa lalu.

Bencana yang paling terkenal terjadi pada Desember 1940 ketika tornado melanda kota itu, menewaskan 20 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya di kota Bejucal di dekatnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: