Pukuli Harimau Tak Berdaya dengan Tangan Kosong, Pemburu Ini Diringkus Polisi

TrubusNews
Syahroni
29 Jan 2019   09:00 WIB

Komentar
Pukuli Harimau Tak Berdaya dengan Tangan Kosong, Pemburu Ini Diringkus Polisi

Pemburu di Thailand memukuli harimau buruannya dengan tangan kosong. (Foto : Mirror)

Trubus.id -- Sebuah rekaman video yang berisi aksi tidak terpuji seorang pria pada satwa liar menuai kecaman dari berbagai pihak. Dalam video itu nampak seorang pria memukuli seekor harimau yang sudah terluka parah dengan kepalan tangannya secara brutal. Kuat dugaan, pelaku adalah pemburu liar yang hendak menghabisi nyawa hewan buruannya.

Dalam penyelidikan sendiri terungkap, video itu diketahui diambil di wilayah utara Thailand dimana masih banyak pemburu harimau berkeliaran. Mereka biasa memburu hewan buas itu untuk diambil anggota tubuhnya dan dikirm ke Vietnam sebagai jimat, obat penambah vitalitas, serta untuk sekedar dijadikan hiasan.

Dalam video tersebut perekam juga berhasil mengabadikan saat-saat dimana kelompok pemburu liar itu melacak keberadaan satwa buas itu hingga mereka berhasil membunuhnya.

Baca Lainnya : 3 Pemburu Harimau Sumatera Diringkus Saat Pasang Jerat di Hutan Seluma

Kepolisian Thailand sendiri mengaku telah melakukan penyelidikan selama 3 bulan tiga bulan terhadap para pemburu liar ini. Bahkan mereka mengaku sudah berhasil menangkap mereka.

"Kami yakin ini bukan kali pertama pemburu liar beraksi di Thailand dan kami yakin mereka akan mengulanginya," ujar Petcharat Sangchai, direktur LSM Freeland yang melakukan investigasi seperti dikutip dari Mirror.

Sementara itu, kepolisian Thailand mengatakan, pada Oktober tahun lalu berhasil menangkap dua orang pemburu gelap asal Vietnam di provinsi Nakhon Sawan, wilayah utara Thailand. Polisi menerima informasi dari seorang sopir sewaan yang curiga dengan kargo yang dibawanya yang ternyata adalah kerangka harimau dan cakar dan ribuan cakar beruang.

Baca Lainnya : Ngeri, Tempat Pembantaian Harimau Terungkap Setelah 5 Tahun Penyelidikan

Foto pemburu liar yang memukul harimau luka itu diperoleh dari telepon genggam salah satu anggota pemburu yang ditangkap. Polisi kemudian menghubungi Freeland untuk menganalisa foto tersebut dengan menggunakan teknologi forensik digital Cellebrite.

Investigasi itu mengungkap para pemburu asing terlibat merupakan anggota organisasi penyelundup Vietnam yang melakukan perburuan dan penyelundupan di Thailand, Malaysia, dan Myanmar.

Polisi yakin kelompok ini sudah beroperasi cukup lama di perbatasan Thailand dan Vietnam sebelum akhirnya  tertangkap. Sangchai mengatakan, kerangka harimau dan cakar beruang merupakan komoditas yang banyak dicari di Asia Tenggara terutama Vietnam.

"Kerangka harimau adalah bahan terpenting untuk membuat minuman keras tulang harimau yang diyakini menjadi obat seks dan kesehatan untuk orang tua," kata Sangchai. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: