Musim Demam Berdarah, Depok Justru KLB Hepatitis A

TrubusNews
Thomas Aquinus
28 Jan 2019   22:00 WIB

Komentar
Musim Demam Berdarah, Depok Justru KLB Hepatitis A

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Selain demam berdarah dengue (DBD), Depok juga dijangkit penyakit hepatitis A. Tercatat ada 45 anak sekolah dasar (SD) di Depok yang terserang hepatitis A.

"(Pasien dari) SD Sukamaju 6, Sukamaju 9, Mekarjaya 30 dan Mekarjaya 12. Jadi total ada 45 anak, rata-rata anak SD semua ini, kelasnya variasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Noviarti kepada wartawan di kantornya, Jalan Margonda Raya, Depok, Senin (28/1).

Saat ini Pemkot Depok telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) parsial penyakit hepatitis A.

Baca Lainnya : Penyakit Hepatitis A Serang 242 Orang di Singkawang, Kalbar

"Ini sudah Kejadian Luar Biasa Parsial, jadi hanya di sekolah itu gitu," ungkapnya.

Hepatitis A atau penyakit kuning itu menyerang pencernaan. Hepatitis A merupakan virus yang disebarkan oleh kotoran, biasanya melalui makanan. Salah satu munculnya Hepatitis A adalah akibat dari kebiasaan buruk tidak mencuci tangan sebelum makan.

"Jadi mungkin yang mengelola makanan waktu BAB (buang air besar) tidak cuci tangan pakai sabun sehingga ada cemaran karena memegang makanan yang disajikan ya. Penularan lewat itu," ujarnya.

Norvita tidak menutup kemungkinan penyakit jika tersebut akan menjangkit di sekolah lain. Ia mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari hepatitis A.

Baca Lainnya : Cegah Virus Hepatitis A Mewabah, SMPN 4 Singkawang Terpaksa Liburkan Siswa

"Makanya kita imbau supaya anak-anak jaga pola hidup bersih dan sehatnya (PHBS) harus diterapkan gitu ya, cuci tangan pakai sabun kalau dari kamar mandi, cuci pakai sabun supaya pada waktu makan makanan bisa bersih lah," ujarnya.

Lebih jauh pihaknya akan mensosialisasikan PHBS ke setiap sekolahan. Anak-anak juga diimbau untuk tidak jajan sembarangan.

"Kemudian dianjurkan juga untuk bawa makanan dari rumah, tidak jajan sembarangan gitu, lebih higienis," pungkasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: