Tanah Retak, Puluhan Warga di Garut Tinggalkan Rumah

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
28 Jan 2019   15:00

Komentar
Tanah Retak, Puluhan Warga di Garut Tinggalkan Rumah

Ilustrasi tanah retak (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Usai bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Cisarua, Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 10 Januari 2019 lalu, sampai saat ini puluhan warga setempat masih bertahan di pengungsian.

Hingga saat ini, Senin (28/1) kondisi retakan tanah kian parah mengakibatkan kerusakan rumah warga semakin meluas. Camat Cisompet, Titin Wartini menyatakan, retakan tanah diakibatkan oleh pergerakan tanah dipicu karena tingginya intensitas hujan yang turun.

Diakui Titin, pergerakan tanah setiap hari terjadi sehingga kondisi tanah retak terus bertambah.

Baca Lainnya : Menteri Agraria & Wali Kota Serahkan 500 Sertifikat Tanah Gratis di Medan

"Bencana pergerakan tanah ini sampai sekarang masih berlangsung, sehingga warga juga terus waspada dan yang rumahnya rusak sudah mengungsi," terang Tintin di Garut, Jawa Barat, Senin (28/1).

Berdasarkan data dari petugas setempat, lebih dari 30 rumah warga mengalami rusak berat, sedang hingga ringan. Selain itu, satu sekolah dan sebuah penggilingan padi juga mengalami kerusakan parah.

"Tiga kolam milik warga saat ini sudah kering, dan sekitar lima hektare lahan pertanian terancam gagal panen," lanjutnya.

Merespon hal tersebut, pihak kecamatan mencatat, rumah warga yang mengalami rusak berat sebanyak sembilan unit yang dihuni 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 33 jiwa. Kemudian dengan kategori rusak sedang sebanyak 10 unit rumah dihuni 10 KK atau 44 jiwa.

Baca Lainnya : Jokowi Bagi-Bagi 3000 Sertifikat Tanah di Jakarta Pusat

"Untuk rumah rusak ringan 12 unit rumah, dan 87 unit lainnya yang dihuni ratusan jiwa dalam kondisi terancam," tambah Titin.

Untuk itu, pihaknya bersama jajaran Polsek dan Koramil Cisompet serta dibantu sejumlah warga membangun tenda darurat untuk tinggal sementara warga rumahnya terdampak pererakan tanah.

"Lokasi tenda aman dari bencana pergerakan tanah, " tandasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Baru Dibuka, Bukit Gunung Rinjani Terbakar

Thomas Aquinus   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan: