Kemensos Siapkan Rp555 Juta untuk Ahli Waris Korban Bencana di Sulsel

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
27 Jan 2019   17:00

Komentar
Kemensos Siapkan Rp555 Juta untuk Ahli Waris Korban Bencana di Sulsel

Banjir di Sulawesi Selatan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Sosial (Kemensos) segera mengeluarkan anggaran sebesar Rp555 juta untuk diberikan ke 37 ahli waris korban meninggal akibat bencana banjir, longsor dan angin kencang di Sulawesi Selatan.

"Santunan akan diberikan ke ahli waris 37 korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp15 juta," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, di Makassar, Minggu (27/1).

Total, bantuan Kemensos menjadi Rp2,67 miliar. Rp1,42 miliar untuk bantuan logistik, Rp555 juta santunan ahli waris dan Rp700 juta bagi peralatan lingkungan pengungsian.

Baca Lainnya : Cegah Banjir Sulsel Terulang, Gunung Bawakaraeng Akan Dihijaukan Lagi

Selain itu, Kemensos telah mendistribusikan 332 unit tenda serbaguna keluarga dan tenda gulung, 910 unit kasur, selimut dan velbed serta 1.118 paket perlengkapan keluarga dan anak-anak.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Sulawesi Selatan. Data sementara mencatat 53 kecamatan di 12 kabupaten kota di Sulawesi Selatan mengalami banjir, longsor dan angin kencang.

Kementerian Sosial menurunkan tim yang memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) untuk mengurangi trauma korban akibat bencana alam.

Baca Lainnya : Evakuasi Berlanjut, Tim Terpadu Kembali Temukan 29 Jenazah Longsor dan Banjir Sulsel

"Sebanyak 12 petugas diturunkan. Terdiri dari tim LDP pusat, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TLSK), pendamping PKH dan pekerja sosial untuk memberikan dukungan psikososial," lanjut Harry.

Layanan dukungan psikososial diberikan di posko yang terintegrasi dengan dapur umum lapangan dan menyebar ke titik pengungsian lainnya. Layanan psikososial yang diberikan berupa konseling, penyembuhan trauma, intervensi krisis dan pemberian motivasi hidup. Setiap hari, layanan ini dihadiri sekitar 100 hingga 300 pengungsi, baik anak-anak mapun ibu-ibu. [DF]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: