Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan PBB untuk Pencegahan dan Penanggulangan Bencana

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
27 Jan 2019   14:00

Komentar
Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan PBB untuk Pencegahan dan Penanggulangan Bencana

Menko Puan Maharani dan perwakilan PBB di Jenewa, Swiss. (Foto : Dok.Kementerian Kesehatan)

Trubus.id -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, bersama special representative sekretaris jenderal PBB atau special representative of the secretary general (SRSG) untuk penanggulangan risiko bencana atau disaster risk reduction (DRR), Mami Mizutori, sepakat memperkuat kerja sama formal antara Pemerintah Indonesia dan Kantor PBB.

Kerja sama itu untuk penanganan risiko bencana dalam rangka peningkatan kapasitas pengurangan risiko dan penanggulangan bencana. Kesepakatan ini merupakan salah satu dari beberapa hasil pertemuan kedua pejabat tersebut di kantor UNISDR di Jenewa, Swiss. Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek, dan Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Dubes Hasan Kleib.

Baca Lainnya : BNPB: Ini Dia Kunci Keberhasilan Penanggulangan Bencana

“Penanganan bencana, baik dimulai dari upaya pencegahan, pengurangan risiko hingga penanggulangan selama dan pasca bencana, tidak hanya tanggung jawab setiap negara. Tapi juga memerlukan dukungan dan kerja sama internasional,” kata Puan Maharani melalui keterangan resmi yang diterima Trubus.id, Minggu (27/1).

Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mapping, terkait kebutuhan peningkatan kapasitas dalam pengurangan risiko dan penanggulangan bencana. Baik di tingkat pusat maupun daerah.

Diakatakan Puan, Indonesia senantiasa aktif berpartisipasi dalam semua pertemuan tingkat menteri di bidang PRB. Bahkan, menjadi tuan rumah the 5th ministerial conference on disaster risk reduction yang diselenggarakan pada tahun 2012 lalu.

Baca Lainnya : Gotong Royong, Kunci Keberhasilan Penanggulangan Bencana

Terkait isu kesehatan dalam upaya pengurangan risiko bencana, Nila mengatakan jika Kementerian Kesehatan telah membentuk pusat krisis kesehatan. Berfungsi sebagai penanggung jawab penanganan aspek kesehatan dan penyebaran penyakit pasca bencana.

"Isu kesehatan sangat penting dalam penanggulangan bencana. Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia," kata Mami. [DF]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: