Cara Kementan Memotivasi Santi untuk Mengembangkan Pertanian Modern

TrubusNews
Diah Fauziah | Followers 0
25 Jan 2019   18:30

Komentar
Cara Kementan Memotivasi Santi untuk Mengembangkan Pertanian Modern

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, saat melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya, Jumat (25/1). (Foto : Dok. Humas Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, optimis bahwa generasi muda berperan penting mempercepat peningkatan produksi pertanian. Maka dari itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan terobosan guna mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045 mendatang.

"Santri adalah pemuda masa depan Indonesia yang bermoral, berkarakter dan berintegritas. Saya bangga dengan kalian. Karena itu, saya perintahkan revisi regulasi agar pesantren bisa dapat bantuan. Kalian adalah energi baru untuk pertanian di Indonesia. Maka, saya akan berikan satu juta ekor ayam untuk santri di seluruh Indonesia," kata Amran, saat launching Santri Tani Milenial di Tasikmalaya, Jumat (25/1).

Baca Lainnya : Rapor Kementan Selama 4 Tahun, Inflasi Pangan Turun 9 Persen

Dikatakan Amran, berbagai upaya telah dilakukan Kementan untuk memotivasi para santri untuk menjadi petani milenial dan mengembangkan pertanian modern. Misalnya bimbingan teknik budi daya pertanian, demonstration plot, distribusi sarana produksi seperti benih padi dan tanaman pangan lain; kopi dan tanaman perkebunan lain; cabai dan sayuran lain; manggis dan juga buah-buahan lain. Tidak ketinggalan, Kementan juga memberikan bantuan ternak berupa ayam, kambing atau domba, sapi dan juga peralatan alsintan seperti traktor.

"Ini perintah Presiden Jokowi untuk mewujudkan ketahanan pangan. Pertanian kita sudah meningkat, di mana PDB (pendapatan domestik bruto) pertanian naik, ekspor naik, inflasi turun, kemiskinan di desa juga turun," aku Amran, bangga.

Sementara itu, direktur sayuran dan tanaman obat, Prihasto, berharap jika gerakan petani milenial dapat mengatasi masalah pengangguran karena terbukanya lapangan pekerjaan di sektor pertanian melalui penumbuhan wirausahawan muda pertanian.

Baca Lainnya : Program Kementan 1 Juta Petani Milenial Dapat Menggerakkan Perekonomian Bangsa

Guna pengembangan lahan usaha yang ada di pesantren di wilayah Pangandaran, Garut, Ciamis, Kota Banjar dan Tasikmalaya, Kementan memberikan bantuan benih cabai seluas 40 hektare.

"Tidak lupa, kami juga memberikan pendampingan penggunaan alsintan dan pelatihan," kata Prihasto yang ikut mendampingi Amran ke Tasikmalaya.

Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan benih manggis 2.500 batang, setara lahan 25 hektare untuk wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya.

"Diharapkan, usaha agribisnis modern yang dilakukan santri tani milenial dapat mendongkrak produksi pertanian di Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya," ujar Sukarman, direktur perbenihan holtikultura. [DF]

 

 

 


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: