Cegah Banjir Sulsel Terulang, Gunung Bawakaraeng Akan Dihijaukan Lagi

TrubusNews
Syahroni
25 Jan 2019   20:30 WIB

Komentar
Cegah Banjir Sulsel Terulang, Gunung Bawakaraeng Akan Dihijaukan Lagi

Ilustrasi (Foto : Doc/ BBKSDA Sulsel)

Trubus.id -- Bencana banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Menurut catatan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total korban jiwa yang jatuh akibat peristiwa ini hingga Jumat (25/1) sudah mencapai 59 jiwa dan 25 lainnya masih dinyatakan hilang. 

Tak hanya merenggut korban jiwa, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya hari ini juga mengatakan, banjir juga merusak 10 jembatan, 16,2 km jalan, 2 pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, 6 fasilitas pemerintah, dan 22 unit sekolah.

Baca Lainnya : Terus Bertambah, Pengungsi Banjir Bandang dan Longsor di Gowa Capai 3.389 Jiwa

Menanggapi dampak bencana ini, Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo pun menilai pentingnya mencegah peristiwa serupa kembali terulang. Salah satu caranya adalah dengan mereboisasi Gunung Bawakeraeng yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulsel. 

Langkah menghijaukan kembali gunung tersebut dianggap penting karena saat ini alih fungsi lahan di kawasan tersebut sudah mencapai lebih dari 40 persen. Kondisi ini yang dinilai menjadi penyebab bencana terjadi.

"Pertama alih fungsi lahan di kawasan Gunung Bawakeraeng yang kapasitasnya telah mencapai lebih dari 40%, status lahan sangat kritis," kata Doni usai menghadiri Tasyakuran HUT Ke-11 BNPB di Sentul, Jawa Barat, Jumat (25/1). 

Baca Lainnya : Evakuasi Berlanjut, Tim Terpadu Kembali Temukan 29 Jenazah Longsor dan Banjir Sulsel

Untuk itulah dibutuhkan upaya yang maksimal agar fungsi hutan bisa pulih kembali.

"Untuk mengembalikan konservasi ini tidak bisa dilakukan setahun dua tahun, atau secara situasional, tetapi harus berkelanjutan," jelasnya. 

Karenannya, ia berharap pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten yang memiliki tanggung jawab untuk mengeluarkan izin, agar tidak lagi memberikan izin untuk penggalian pasir, terutama galian, karena dampak adanya galian pasir ini lah yang membuat kemampuan Waduk Bilibili ini berkurang. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: