Kemensos Dirikan 8 Dapur Umum untuk Layani Pengungsi di Sulawesi Selatan

TrubusNews
Astri Sofyanti
25 Jan 2019   12:30 WIB

Komentar
Kemensos Dirikan 8 Dapur Umum untuk Layani Pengungsi di Sulawesi Selatan

Banjir di Sulsel (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial (Kemensos) telah membuka sebanyak delapan dapur umum untuk melayani para pengungsi bencana banjir dan longsor di Sulawesi Selatan.

"Delapan dapur umum sudah dibuka dan dikelola Tagana, masing-masing dapur umum dapat memproduksi 3.000 nasi bungkus per hari," terang Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (25/1).

Lebih lanjut Harry menjelaskan, lokasi dapur umum yaitu dua titik dapur umum di Makassar, dua titik di Kabupaten Gowa, satu titik di Kabupaten Takalar, satu titik di Kabupaten Jeneponto dan dua di Kabupaten Maros.

Baca Lainnya: Bertambah,  Pengungsi Banjir Gowa Tercatat 3.095 Orang

“Seluruh dapur umum tersebut dapat memproduksi 24.000 bungkus nasi setiap hari,” terang Harry.

Sebelumnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kemensos telah mendistribusikan bantuan untuk bencana di Sulawesi Selatan terdiri dari bantuan makanan dan lauk pauk 1.400 paket, 15 ribu bungkus mie instan, 1 unit tenda serbaguna keluarga, 300 lembar tenda gulung, 50 unit velbed, 100 lembar Kasur.

Kemensos juga mengirimkan peralatan keluarga sebanyak 600 paket, 250 paket peralatan dapur keluarga, 200 lembar selimut, dan 100 paket sandang. Total bantuan tahap pertama ini sebesar Rp874.517.200.

Selain itu, Kemensos juga mengerahkan 450 personel Tagana dengan rincian 100 personel Tagana Gowa, 200 Tagana Makassar, 50 orang Tagana Maros, 50 dari Pangkep dan 50 personel Tagana Barru serta menurunkan dua perahu karet di Gowa dan satu di Makassar.

Baca Lainnya: Terancam Gagal Panen, Banjir Gowa Rendam 13.792 Hektare Sawah

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan hingga Kamis (24/1) mencatatm sebanyak 37 warga meninggal dunia, 24 orang hilang serta 4.471 jiwa mengungsi akibat banjir.

Data sementara mencatat 53 kecamatan di 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan   mengalami banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Pangkajene Kepulauan, Bantaeng, Kota Makassar, Kabupaten Selayar dan Takalar.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: