90 Persen Penduduk Bumi Menghirup Kontaminasi Polusi Setiap Hari

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
25 Jan 2019   10:00

Komentar
90 Persen Penduduk Bumi Menghirup Kontaminasi Polusi Setiap Hari

Polusi udara di kota besar, ilustrasi (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan dalam tiga tahun terakhir tingkat polusi udara meningkat hampir dua kali lipat. Hasil kajian tahunan tersebut juga menyimpulkan bahwa, sembilan dari sepuluh penduduk bumi menghirup udara yang terkontaminasi polusi setiap hari.

WHO segera mengkaji sebuah terobosan untuk memasukkan polusi udara sebagai salah satu tantangan kesehatan global sepanjang 2019 yang harus menjadi prioritas negara-negara di seluruh dunia. Menurut data WHO sebanyak 97 persen kota-kota di negara-negara berpenghasilan rendah memiliki kualitas udara buruk yang tidak memenuhi pedoman kualitas udara WHO. 

Baca Lainnya: Masyarakat Peduli Lingkungan Gugat 7 Stakeholder Terkait Polusi Udara di Jakarta

“Ketika kualitas udara menurun, risiko stroke, jantung, kanker paru-paru, dan penyakit pernapasan kronik dan akut, termasuk asma akan meningkat,” kata Direktur Umum WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dia menjelaskan polutan mikroskopis di udara dapat menembus sistem pernapasan dan peredaran darah yang mengakibatkan kerusakan pada paru-paru, jantung, dan otak. Setiap tahunnya, polusi udara menyumbang kematian tujuh juta orang karena kanker dan penyakit lainnya yang dipicu oleh polusi udara.

Menurut Ghebreyesus, penyebab utama pencemaran udara adalah pembakaran bahan bakar fosil. Dan pembakaran bahan bakar fosil ini pula yang merupakan kontributor utama perubahan iklim yang mengancam kesehatan manusia. 

Baca Lainnya: Tak Hanya Modis, Syal Ini Bisa Lawan Polusi Udara dan Penyebaran Virus 

Badan PBB yang mengkoordinasikan masalah-masalah kesehatan masyarakat internasional ini memperkirakan perubahan iklim akan menyebabkan 250 ribu kematian tambahan per tahun yang berasal dari kekurangan gizi, malaria, diare, dan stres akibat cuaca panas, sepanjang tahun 2030-2050.

Pada Oktober 2018 lalu, WHO mengadakan Konferensi Global pertama tentang Polusi Udara dan Kesehatan di Jenewa untuk membahas masalah ini. Hasilnya, ada 70 komitmen untuk meningkatkan kualitas udara. Namun, meski komitmen ini tercapai sepenuhnya, bumi tetap akan menghangat lebih dari 3 derajat celsius pada abad ini.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: