Terancam Gagal Panen, Banjir Gowa Rendam 13.792 Hektare Sawah

TrubusNews
Thomas Aquinus
23 Jan 2019   17:30 WIB

Komentar
Terancam Gagal Panen,  Banjir Gowa Rendam 13.792 Hektare Sawah

Ilustrasi banjir rendam sawah (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan mengungkapkan, banjir yang terjadi di Kabupaten Maros dan Gowa berdampak kepada 13.792 hektare (ha) sawah tanaman padi. Pemerintah berharap kondisi ini tidak berlanjut sehingga stok beras Sulsel tak terdampak.

"Semoga air cepat surut dan tidak lebih dari empat hari, sehingga tidak terjadi gagal panen," ujar Kepala DKPTPH Sulsel Fitriani di Makassar, Rabu (23/1).

Di kawasan di Kabupaten Maros sendiri tercatat sebanyak 8.332 ha, sedangkan di Kabupaten Gowa seluas 5.469 ha.

Baca Lainnya : Banjir Gowa Paksa 2.121 Warga Mengungsi, 10 Orang Masih Hilang

Sebelumnya, hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Bantimurung meluap dan merendam rumah warga sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros mencatat, sedikitnya empat kecamatan yang dilanda banjir akibat kondisi cuaca esktrem dua hari terakhir.

Hujan juga berdampak pada kerusakan tanaman padi akibat banjir yang terjadi di empat kecamatan.

Luasan sawah itu dengan umur bervariasi, dari 1-7 minggu. Sementara untuk daerah Gowa masih dilakukan pendataan. Data sementara menunjukkan tanaman padi di tiga kecamatan terdampak banjir.

"Totalnya 5.460 hektare. Tetapi kami masih sementara mendata," ujar Fitriani. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: