Impor Jagung Batal, Bila Produksi Dalam Negeri Capai Target

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
23 Jan 2019   06:30

Komentar
Impor Jagung Batal, Bila Produksi Dalam Negeri Capai Target

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyampaikan, jatah impor jagung pakan sebanyak 30.000 ton pada tahun ini bisa saja dibatalkan jika produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan.

Sebelumnya, setelah pada akhir 2018 melakukan impor sebanyak 100.000 ton jagung. Pemerintah kembali membuka impor jagung pakan sebanyak 30.000 ton pada awal 2019. Langkah ini diambil untuk menekan harga jual jagung untuk pakan ternak yang mahal.

“Realisasinya 99.000 ton (dari 100 ribu ton tahun lalu) karena dapatnya cuma segitu. Yang 30.000 itu belum tender, surat perintahnya baru,” ujarnya, Selasa (22/1).

Baca Lainnya : Kementan: Impor 731 Ribu Ton Jagung 2018 untuk Industri, Bukan untuk Pakan

Buwas menjelaskan, pada tahun ini Bulog mendapat tugas menyerap jagung petani pada panen raya yang jatuh pada bulan Februari hingga April. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga harga di level petani tidak anjlok saat produksi melimpah.

Oleh karena itu, jika penyerapan dari dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan jagung pakan maka impor 30.000 ton bisa dibatalkan.

“Jadi nanti kita lihat perkembangannya. Itu sudah pesanan tapi kalau nanti ternyata bisa dipenuhi dalam negeri, ini enggak perlu. Sudah ada perintahnya tapi kan belum pasti terus dilaksankan. Tidak harus, kalau di dalam negeri, kenapa harus impor,” katanya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: