Kementan Dukung Petani Kabupaten Banjar Kembangkan Durian Lokal

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
22 Jan 2019   19:30

Komentar
Kementan Dukung Petani Kabupaten Banjar Kembangkan Durian Lokal

Festival Durian dan Gelar Buah Eksotik ke- 5 digelar Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/1). (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Festival Durian dan Gelar Buah Eksotik ke- 5 digelar Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/1). Acara yang melibatkan petani serta pecinta durian se-Kabupaten Banjar ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus mendorong pengembangan durian lokal unggul dari berbagai wilayah.

Bertempat di lokasi Wisata Danau Tamiang, Desa Mandi Kapau Barat, Kecamatan Karang Intan, acara tersebut juga untuk mencari data potensi dan varietas unggulan yang ada di Kabupaten Banjar. 

"Saat saya berkeliling, setidaknya ada 11 varietas durian di Banjar ini dan rasanya luar biasa. Ini harus terus dikembangkan," kata Direktur Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy di lokasi. 

Baca Lainnya : Durian Jadi Komoditas Utama Ekspor Malaysia ke China

Sarwo meyakini, secara agroklimat durian bisa dikembangkan dan menjadi komoditas andalan. Ia berharap, sinergi antara pusat dan daerah terus dilakukan, karena Kementan tengah menggalakkan mengembangkan hortikultura baik dalam bentuk dukungan benih, alsintan, pestisida dan bantuan pasca panen.

"Kabupaten Banjar diharapkan terus mengembangkan sentra durian. Ke depan direncanakan buah-buah lokal dikembangkan menjadi ikon daerah," jelasnya.

Kabupaten Banjar saat ini merupakan sentra produksi durian di Kalimantan Selatan. Terdapat 6 kecamatan yang jadi sentra produksi durian, yaitu Karang Intan, Aranio, Simpang Empat, Pengaron, Sambung Makmur dan Sungai Pinang. Khusus untuk Kecamatan Karang Intan, daerah ini terkenal sebagai daerah penghasil durian terbesar di Kabupaten Banjar.

Festival ini juga sebagai sarana promosi wisata  yang dikembangkan sehingga lokasi tersebut bisa menjadi agrowisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Kabupaten Banjar merupakan daerah sentra produksi di Propinsi Kalimantan Selatan. 

"Kontes Durian hari ini sekaligus dipadukan dengan Gelar Buah Eksotik Banjar dan pelaksanaannya dipilih di lokasi wisata Danau Tamiyang. Hal ini dimaksudkan sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, sehingga berdampak terhadap peningkatan ekonomi warga setempat", ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, Muhammad Fachry.

Baca Lainnya : Ekspor Durian Surplus 733 Ton Selama 2018, Ini Negara Sasarannya

Terdapat varietas unggulan lokal yang diakui sebagai varietas unggulan nasional seperti Si Japang, Si Hijau, dan Si Dodol. Saat ini juga sedang didaftarkan 8 varietas lainnnya Si kolam, Si Pengantin, Bamban Paman Birin, Si Idangan, Dodol Mascinta,  Si Gantang , Si Gading, Si Hintalu, Si Kuning Janar, Si Penyangat Kuning.

Selain durian, varietas lain yang menonjol di antaranya Jeruk Siam Madang dan Pisang Manurun (Kepok). Dalam kontes durian kali ini, pemenang akan mendapat sejumlah hadiah dan akan didaftarkan varietasnya.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Mandi Kapau ini sangat luar biasa sekali dan bisa menjadi durian khas bumi Kalimantan Selatan. Bahkan ia meyakinkan kualitasnya bisa tandingkan dengan daerah lain. Dirinya beserta jajaran pun siap untuk bersinergi dan berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian untuk pengembangan durian. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: