Polisi Amankan Benih Lobster Selundupan Senilai Rp8 Miliar di Tanjung Jabung

TrubusNews
Syahroni
21 Jan 2019   23:00 WIB

Komentar
Polisi Amankan Benih Lobster Selundupan Senilai Rp8 Miliar di Tanjung Jabung

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Benih lobster asal perairan Indonesia masih diminati di berbagai negara karena harganya yang menggiurkan. Karena itu, meski sudah ada larangan menangkap dan memperjualbelikannya, masih saja ada orang tak bertanggung jawab yang nekat melakukannya.

Belum lama ini, polisi kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp8 miliar. Benih sebanyak hampir 53 ribu ekor itu disita petugas saat hendak dibawa ke Singapura melalui jalur laut di kawasan Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Baca Lainnya : 2 Tahun Terakhir, 470.243 Benih Lobster Gagal Diselundupkan dari Jambi

"Ada 2 jenis baby lobster yang kita amankan yaitu jenis mutiara sebanyak 5 ribu ekor. dan jenis pasir 48,258 ekor yang mana totalnya mencapai Rp 8 miliar lebih. Baby lobster tersebut berasal dari Jambi dan rencananya akan dibawa ke Singapura melalui jalur laut. Ada 1 unit mobil yang juga kita amankan yaitu mobil warna silver dengan nopol BH 1269 GF yang menjadi alat transportasi mereka untuk membawa baby lobster dari Kota Jambi menuju Tanjung Jabung Timur," ujar Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP. Agus Desri Sandi kepada wartawan, Senin (21/1).

Baca Lainnya : Harga Benih Lobster Melangit, Penyelundupan Marak

Tak hanya mengamankan ribuan benih lobster tersebut, polisi juga berhasil menahan 3 pelaku. ABD, MU dan SA diamankan petugas di Desa Parit 7, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Karena ulahnya, ketiga terancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 16 ayat 1 Jo pasal 88 UU RI No. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUH Pidana dan Pasal 9 Jo Pasal 31 Ayat 1 UU RI No. 16 Tahun 19992 Tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan," kata Agus. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: