Jonan: Jangan Ada Ego Institusi dalam Penanganan dan Mitigasi Bencana

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
21 Jan 2019   20:30

Komentar
Jonan: Jangan Ada Ego Institusi dalam Penanganan dan  Mitigasi Bencana

Tsunami Selat Sunda jadi pelajaran penting bagi lembaga dan institusi terkait penanganan kebencanaan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menegaskan bahwa tidak boleh ada ego institusi dalam menangani serta Mitigasi bencana. 

"Ini masalah nyawa orang, jadi harus ditangani seakurat mungkin, untuk meminimalisir korban baik jiwa serta kerugian harta benda," kata Jonan saat membuka Geoseminar mitigasi bencana di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (21/1).

Dia menjelaskan, peristiwa tsunami di Selat Sunda menjadi pelajaran penting bagi para lembaga atau institusi terkait yang menenangani kebencanaan untuk bisa berkoordinasi dengan baik. 

Baca Lainnya : BMKG Telah Usulkan Pengembangan Teknologi Mitigasi Sejak Awal Tahun Lalu

Menurutnya, bencana geologi memang tidak ada yang bisa dihentikan, namun setidaknya prediksi dari gerakan tanah dan gejala alam lainnya misalkan gunung dan laut bisa dibaca datanya untuk dipahami pola prediksi. 

Dengan adanya keterbukaan antar lembaga maka tingkat keakuratan kebencanaan alam dalam memprediksi akan semakin besar, sehingga antisipasi bisa dilakukan lebih dini. 

Baca Lainnya : INFOGRAFIS: Mitigasi Bencana, Penyelamat Jiwa Manusia

"Saran dari Presiden, kalau perlu ada pendidikannya, tentang mitigasi dan dimasukkan kurikulum, agar sosialisasi kebencanaan lebih tersebar dengan baik," kata Jonan. 

Ia pun menyarankan jika lembaga memiliki masukan terhadap penanganan bencana atau data-data yang bisa didiskusikan, ada baiknya dipersilakan mengundang instansi terkait misalnya LIPI, BMKG, PVMBG atau lainnya. 

Dengan keterbukaan tersebut diharapkan kejadian bencana seperti Tsunami Selat Sunda dapat terkoordinir serta terkomunikasikan dengan baik secara terpusat dari pemerintah pusat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: