KLHK Undang Gubernur NTT untuk Diskusikan Rencana Penutupan TN Komodo

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
21 Jan 2019   18:30

Komentar
KLHK Undang Gubernur NTT untuk Diskusikan Rencana Penutupan TN Komodo

KLHK tanggapi rencana penutupan TN Komodo yang diwacanakan Gubernur NTT. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Nusa Tenggara Timur berencana akan menutup lokasi wisata Taman Nasional (TN) Komodo selama setahun dari kunjungan wisatawan. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan populasi Komodo dan hewan yang menjadi mangsa binatang purba tersebut.

Rencana itu sendiri diungkapkan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat akhir pekan lalu.

Menangapi rencana itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berniat untuk mengundang pemerintah NTT untuk mendengarkan penjelasan lebih lanjut terkait keputusan tersebut.

Baca Lainnya : Ini Sebabnya Gubernur NTT Akan Tutup Taman Nasional Komodo Selama Setahun

"Jadi kita akan undang pemerintah Nusa Tenggara Timur. Ini memang tidak terlalu bagus (rencana penutupan TN Komodo), ya, kalau diputuskan sepihak. Kita akan mendengarkan dulu pemerintah setempat maunya apa, kemudian nanti kita dengar juga dari Kementerian Pariwisata, juga dari kehutanan sendiri dan terus dilihat masa transisinya seperti apa, caranya bagaimana, itu semua ada caranya," terang Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, Senin (21/1).

Saat ini Siti Nurbaya mengaku masih mendalami masalah tersebut sebagai pemegang otoritas pengelolaan kawasan.

"Saya minta Direktur Jenderal (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem/KSDAE) memeriksa, karena pertama, otoritas tentang kawasan konservasi itu sepenuhnya ada di pusat. Jadi, kalau pemerintah daerah punya gagasan, nanti kita diskusikan, lalu kita akan lihat inti-intinya apa yang dipersoalkan," tambahnya.

Lebih lanjut Siti Nurbaya mengungkapkan, pertemuan untuk  mendiskusikan hal tersebut diharapkan bisa terlaksana pekan ini. "(Rencana) minggu ini. Saya sudah minta Direktur Jenderal (KSDAE) dari hari Jumat," ujar Siti menambahkan.

Baca Lainnya : Ditutup Selama Setahun, Akankah Komodo dan Rusa di TNK Bertambah?

Sebelumnya, pemerintah Nusa Tenggara Timur berencana menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun sebagai upaya meningkatkan jumlah populasi komodo dan juga rusa yang menjadi makanan utama hewan langka tersebut.

"Pemerintah NTT akan melakukan penataan terhadap kawasan Taman Nasional Komodo agar menjadi lebih baik, sehingga habitat komodo menjadi lebih berkembang. Kami akan menutup Taman Nasional Komodo selama satu tahun," kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat beberapa waktu lalu.

Rencana penutupan ini, Viktor tidak menjelaskan waktu penutupan kawasan Taman Nasioal Komodo tersebut. Diakui Viktor, kondisi habitat komodo di Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores itu semakin berkurang dan tubuh komodo menjadi lebih kecil sebagai dampak dari berkurangnya rusa yang menjadi makanan utama komodo. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: