Mendag Sebut Dodol Garut Pakai Gula Lokal Cepat Bulukan, Pengrajin Protes

TrubusNews
Astri Sofyanti
21 Jan 2019   12:30 WIB

Komentar
Mendag Sebut Dodol Garut Pakai Gula Lokal Cepat Bulukan, Pengrajin Protes

Dodol Garut, trubus.id (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Baru-baru ini pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita yang menyebut dodol garut cepat bulukan lantaran menggunakan gula lokal menuai reaksi beragam dari pengusaha dodol di Garut, Jawa Barat.

Sejumlah kritik pedas disampaikan oleh pengusaha dodol garut yang tak terima jika dodol garut cepat bulukan akibat menggunakan gula lokal.

"Tidak Benar dodol garut berbahan baku gula impor," kata H. Ato Hermanto, pengusaha Dodol Picnic di Garut, Jawa Barat dalam sebuah video interview yang diunggah netizen dengan akun @CakKhum, Senin (21/1).

Baca Lainnya: Turun ke Sawah, Jokowi Dialog KUR dengan Petani di Garut

Sebagai pemilik kedai dodol garut terbesar di kotanya, pernyataan Menteri Perdagangan tersebut dinilai tidak mendasar.

Ato menyebut pihaknya sudah hampir 60 tahun mengolah dodol Garut secara turun temurun tidak pernah menggunakan bahan baku impor karena hasilnya justru yang kurang bagus.

Ato menegaskan dirinya tidak pernah meragukan kualitas produk lokal. “Kami tetap mencintai produk lokal, karena kualitas gula lokal jauh lebih baik ketimbang impor,” ucapnya.

Baca Lainnya: Makin Langka, Garut Tanam 900 Bibit Bambu

Dirinya menilai, jika bahan baku pembuatan dodol menggunakan gula impor hasilnya justru tidak bagus. Menurutnya jika memakai gula rafinasi impor, dodol hanya mampu bertahan maksimal tiga bulan.

“Tapi kalau pake gula lokal justru lebih lama daya tahannya lima sampai enam bulan, tanpa pengawet,” pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: