Bunuh Kucing Bunting dalam Mesin Pengering, 3 Pria Keji Divonis 2 Tahun Bui

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
20 Jan 2019   16:00

Komentar
Bunuh Kucing Bunting dalam Mesin Pengering, 3 Pria Keji Divonis 2 Tahun Bui

CCTV merekam aksi keji 3 pria di Malaysia yang membunuh kucing dalam mesin pengering. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Penganiayaan terhadap satwa bisa diganjar hukuman berat di Malaysia. Belum lama ini, 3 pria yang terbukti secara sah melakukan penganiayaan terhadap seekor kucing saja diganjar hukuman 2 tahun penjara.

Ketika pria itu divonis oleh Pengadilan Malaysia selama 2 tahun karena dalam rekaman CCTV yang dijadikan bukti, mereka terbukti secara keji membunuh seekor kucing yang tengah bunting di dalam mesin pengering pakaian.

Ketiga tersangka itu adalah A Mohanraj, SS Satthiya dan K Ganesh. Mereka melakukan aksi kejinya di Binatu Queen, Taman Gombak Ria, pada 14 September 2018 silam.

Baca Lainnya : Tragis, Dua Pemuda Siksa Anjing yang Baru Melahirkan 5 Anaknya

Dalam rekaman CCTV yang dijadikan barang bukti terlihat seorang dari ketiga pria itu mengangkat kucing dari lantai, sementara dua lainnya membuka pintu mesin pengering. Setelah memasukan kucing di dalam mesin, mereka menutupnya dan pergi begitu saja. Mereka kemudian kembali untuk memasukkan koin ke mesin pengering dan menyalakannya. 

Aksi keji mereka sendiri terbongkar ketika pelanggan lain menemukan bangkai kucing itu ketika hendak mesin pengering itu. Temuan ini langsung menyabet perhatian Organisasi pencinta hewan. Merekapun segera melaporkan kejadian itu ke polisi. 

Seperti dilansir dari The Star Kamis, Hakim Pengadilan Sesi Selayang, Rasyihah Ghazali mengubah putusannya setelah Mohanraj mengaku bersalah. Petugas Penuntut Departemen Hewan Selangor Roslan Mohd Isa berkata perbuatan yang dilakukan Mohanraj beserta dua pelaku lainnya sangat kejam. 

"Kasus ini menjadi perhatian publik karena mereka menyiksa hewan yang tak berdaya. Perilaku seperti itu sangat tidak bisa diterima," kecam Roslan. 

Baca Lainnya : Sadis, Setelah Disiksa Hingga Mati, Bangkai Kuda Ini Diikat di Pohon

Mohanraj yang berprofesi sebagai sopir taksi sebelumnya memohon pada Hakim Rasyihah untuk memberikan hukuman ringan karena dia sudah mengaku bersalah. Selain itu, dia mengaku masih ada keluarga yang harus diberi makan. 

"Saya menyesal. Saya mohon maaf kepada publik Malaysia, dan berjanji tak akan mengulanginya," ujarnya. 

Mohanraj mengaku ketika berada dalam tahanan, dia mengalami penghinaan oleh narapidana lain karena kasus yang dialaminya. Rasyihah kemudian memerintahkan hukuman penjara atas Mohanraj mulai berlaku sejak hari pertama dia ditahan pada 14 September 2018. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: