Kegiatan Perdagangan di Kawasan Pantai Carita Kembali Normal Usai Tsunami

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
17 Jan 2019   21:30

Komentar
Kegiatan Perdagangan di Kawasan Pantai Carita Kembali Normal Usai Tsunami

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pascatsunami pada 22 Desember 2018 lalu, kegiatan ekonomi masyakat di kawasan Pantai Carita sempat lumpuh. Tapi saat ini, kegiatan ekonomi warga sekitar mulai pulih dan berjalan kembali. Hal ini bisa dilihat dari ramainya kegiatan pedagang di wilayah tersebut.

Sejumlah warga yang terdampak tsunami di Pantai Carita Kecamatan Labuan, Pandeglang memulai kegiatan ekonomi dengan berdagang. Mereka para pedagang keliling, rumah makan, toko dan kios kembali buka berjualan.

"Kami sekarang sudah berjualan lagi setelah tsunami," terang Ecih, seorang pedagang keliling ikan asin warga di Desa Sukarame Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/1).

Baca Lainnya : Sebanyak 2.645 Korban Tsunami Selat Sunda di Pandeglang Masih di Pengungsian

Dirinya mengaku sudah mulai berjualan bersama puluhan pedagang keliling lainnya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Dikatakan Ecih, usai tsunami, hampir tiga minggu terakhir Ecih tidak melakukan aktivitas ekonomi setelah diterjang bencana tsunami.

"Kami bingung jika tidak berjualan ikan asin dan dipastikan kerepotan ekonomi keluarga," ujarnya.

Pedagang lain, Aminah, mengaku kembali berjualan keliling usai tsunami karena kebutuhan ekonomi keluarganya yang harus terpenuhi. Aminah sadar bahwa dirinya tidak bisa mengandalkan hidup dari bantuan dari donasi.

Baca Lainnya : 7 Daerah Pesisir Laut Sumbar Rawan Tsunami

Aminah menyadari, bantuan yang diterimanya tersebut hanya bersifat sementara dan tidak bisa mencukupi kebutuhan untuk konsumsi keluarga.

"Kami saat ini menerima bantuan beras dari kantor desa hanya beberapa kilo saja dan tidak mencukupi untuk satu bulan ke depan," ujar Aminah menerangkan.

Sementara itu, pedagang lain Hasanah, seorang pedagang mengatakan dirinya kembali membuka usaha warungan kopi dan makanan di sekitar Villa Selat Sunda Pantai Carita. Lokasi villa itu termasuk cukup parah karena kondisinya hancur, bahkan orangtuanya meninggal dunia.

Baca Lainnya : Potensi Tsunami di Selat Sunda Masih Ada, Berikut Ini 3 Sumbernya

"Kami di sini sebelum tsunami sebagai penjaga villa Selat Sunda," ujarnya.

Kepala Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Zaenal mengatakan, saat ini masyarakat di wilayahnya yang menjadi korban tsunami mulai beraktivitas kembali.

Masyarakat melakukan aktivitas ekonomi dengan berjualan keliling maupun warungan serta toko dan kios kembali buka.

"Sebagian besar warganya itu mengandalkan berjualan di sekitar kawsan Pantai Carita," ujar Zaenal. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: