Mentan: Harga Jagung Tidak Boleh di Bawah Rp3.150 per Kilogram

TrubusNews
Diah Fauziah
17 Jan 2019   06:30 WIB

Komentar
Mentan: Harga Jagung Tidak Boleh di Bawah Rp3.150 per Kilogram

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, saat melakukan panen jagung di Probolinggo, Rabu (16/1). (Foto : Trubus.id/ Diah Fauziah)

Trubus.id -- Pada tahun 2018 lalu, produksi jagung dalam negeri mengalami surplus. Walau begitu, Indonesia sempat impor jagung dari Argentina dan Amerika sebanyak 3,5 juta ton dengan nilai Rp10 triliun.

"Ini kita harus clear, supaya tidak ada polemik lagi. Pada 2018 kemarin, kita impor 100 ribu ton dan kemudian ekspor 372 ribu ton. Ada tambahan sedikit, jadinya kita ekspor jagung 380 ribu ton. Saya tanya nih, kalau ekspor 380 ribu ton dikurangi impor 100 ribu ton, itu surplus atau minus? Surplus kan? Dulu, tahun 2014, berapa banyak jagung yang kita impor? Kenapa sih sentimen, kalau impor hapal, tapi ekspor tidak," kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, saat ditemui di Probolinggo, Rabu (16/1).

Ia melanjutkan, "Kita berhasil menggantikan impor 3,5 juta ton senilai Rp10 triliun. Hari ini, kita stop impor jagung dari Amerika dan Argentina. Stop impor 3,5 juta ton dan kemudian ekspor. Hebat, kan?" tanyanya, bangga.

Baca Lainnya : Desa Randumerak Probolinggo Panen Jagung 600 Hektare

Lantas, jika memang produksi jagung mengalami surplus, kenapa harus impor?

"Jadi begini, sebelum ekspor, kita harus mengisi dulu gudang Bulog. Saat itu, tidak ada cadangan di Bulog. Ketika panen raya, kita harus ekspor, kalau tidak harga jatuh. Sekarang, harga jual jagung sudah mulai jatuh, berkisar Rp3.100 per kilogram. Ini bahaya, dalam satu hingga dua minggu ke depan, pasti turun. Saya sudah minta Bulog untuk menyerap jagung produksi petani, jangan menyerap dari luar negeri," kata Amran, yang langsung diiyakan oleh Cecep Panji Nandia, Wakil Kepala Bulog Divre Jawa Timur.

Terkait dengan harga beli jagung oleh Bulog, Amran berkata, "Presiden sudah menyampaikan, harga jagung yang dibeli Bulog dari petani tidak boleh di bawah Rp3.150 per kilogram. Itu perintah Presiden Jokowi untuk melindungi petani dan Bulog akan bertanggung jawab." [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: