Harga Bawang Merah di Cirebon Anjlok, Petani Kurangi Lahan

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
16 Jan 2019   17:45

Komentar
Harga Bawang Merah di Cirebon Anjlok, Petani Kurangi Lahan

Ilustrasi pedangang bawang merah (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Petani bawang merah di Kabupaten Cirebon kembali rugi karena harga bawang merah anjlok setelah sempat melonjak selama sepekan.

Salah seorang petani bawang merah asal Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Wasirudin, mengatakan, harga bawang merah saat panen perdana di awal Januari 2019 mencapai Rp20 ribu per kilogram di tingkat petani. Namun, kini harga komoditas tersebut mencapai Rp12 ribu per kilogram di tingkat petani.

‘’Petani hanya menikmati harga tinggi itu selama seminggu. Setelah itu, harga bawang merah langsung turun drastis sampai sekarang,’’ kata Wasirudin, Rabu (16/1).

Baca Lainnya : Bea dan Cukai Pekanbaru Musnahkan 8 Ton Bawang Merah Selundupan Asal India

Wasirudin mengakui tidak tahu penyebab anjloknya harga bawang merah. Namun, diperkirakan hal tersebut terjadi karena banyaknya daerah yang juga memasuki masa panen.

Dengan harga Rp12 ribu per kilogram, Wasirudin mengakui petani bawang merah tak bisa menikmati keuntungan yang diharapkan. Menurutnya petani akan untung saat harga bawang merah mencapai Rp15 ribu per kilogram.

Namun, Wasirudin masih tertolong dengan tingginya produksi bawang merahnya pada musim panen kali ini. Dirinya bisa memperoleh hasil hingga 12 ton per hektare.

‘’Padahal biasanya kalau panen di bulan Januari, paling cuma bisa dapat panen sembilan sampai sepuluh ton per hektare,’’ ujar Wasirudin.

Baca Lainnya : 50 Persen Lahan Bawang Merah Rusak Akibat Kelebihan Pestisida di Brebes

Menurutnya, faktor tingginya curah hujan yang biasanya terjadi pada Januari juga membuat produksi bawang petani jatuh. Namun, ternyata curah hujan pada Januari 2019 tergolong rendah, sehingga produksi bawang merah petani menjadi tinggi.

Dampaknya, Wasirudin mengakui kerugian yang kerap dialaminya membuat mengurangi luas areal tanaman bawang merahnya. Dia mengganti sebagian tanaman bawang merahnya dengan tanaman jagung.

‘’Banyak yang seperti saya,’’ ujarnya.

Baca Lainnya : Biar Harga Tidak Jatuh Lagi, ABMI Minta Bulog Serap Bawang Merah Petani

Hal tersebut juga dibenarkan oleh seorang petani bawang merah lainnya, Nurkholis. Menurutnya, mengurangi tanaman bawang merahnya terpaksa dilakukan karena selalu merugi. Dia menggantinya dengan tanaman terong.

‘’Separuh saya tanam bawang merah, separuh laginya saya tanam terong,’’ ujar petani yang memiliki lahan seluas satu hektare tersebut. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: