Mentan Bilang, Stok Beras di Indonesia Bisa untuk 8 Bulan

TrubusNews
Diah Fauziah
16 Jan 2019   17:30 WIB

Komentar
Mentan Bilang, Stok Beras di Indonesia Bisa untuk 8 Bulan

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, saat menjelaskan tentang stok beras di Indonesia di sela-sela kunjungan kerja di Probolinggo, Rabu (16/1). (Foto : Trubus.id/ Diah Fauziah)

Trubus.id -- "Di kesempatan kali ini, saya ingin menginformasikan tentang pangan, biar tidak ada polemik, utamanya beras," kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, saat ditemui Trubus.id di Probolinggo, Rabu (16/1).

Dikatakan Amran, kita harus menyamaratakan persepsi tentang swasembada. Sebuah negara dikatakan swasembada apabila sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sekitar 90 persen, hanya melakukan impor 10 persen.

Baca Lainnya : Jokowi Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog

"Berdasarkan konsensus FAO di Roma, Italia. Saat Indonesia dikatakan swasembada pada 10 November 1984, masih melakukan impor beras sebanyak 414 ribu ton. Kemudian, pada tahun 2016 hingga 2018, tidak ada impor beras. Yang ada hanya limpasan dari 2015 karena ada El Nino terbesar sepanjang sejarah. Pada tahun 2016 dan 2017 tidak ada impor beras dan 2018, kita surplus. Ada impor, tapi itu cadangan. Jadi, swasembada kan?" tanya Amran, tersenyum.

Baca Lainnya : Perum Bulog Siapkan Anggaran Rp10 T untuk Serap 1,8 Juta Ton Beras Dalam Negeri

Yang menarik, saat Indonesia swasembada beras pada tahun 1984 lalu, penduduknya hanya 100 juta.

"Sekarang, penduduk Indonesia 260 juta, meningkat dua kali lipat. Nah, ini yang harus dipahami bersama agar clear. Masyarakat jangan dibuat bingung. Kemudian, jangan dianggap pertanian ini hanya beras saja. Ada 460 komoditas pertanian yang harus dijaga setiap malam. Yang menarik, ekspor kita meningkat sekitar 29 persen," beber Amran.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: