Budidaya Belut Pakai Tong dan Drum

TrubusNews
Trubus News
05 Juli 2017   09:30 WIB

Komentar
Budidaya Belut Pakai Tong dan Drum

Budidaya belut dapat dilakukan di lahan sempit (Foto : Trubus.id)

Pernahkah terbayang budidaya belut di pekarangan seluas satu meter persegi? Mengingat prospek pasar belut yang cerah dan harga menggiurkan, bisnis belut di pekarangan bisa menjadi kegiatan yang sangat menguntungkan.

Foto: Istimewa

Ada beberapa wadah pemeliharaan untuk budidaya belut. Di antaranya, drum atau tong bekas. Sebaiknya, drum yang digunakan tidak bocor dan berkarat. Jika berkarat, bersihkan tong terlebih dahulu. Setelah itu, cat kembali dan biarkan sampai kering. Untuk menghilangkan bau cat, diamkan beberapa hari di udara terbuka.

Foto: Dok. Penebar Swadaya

Toren adalah salah satu wadah yang dibuat untuk menampung air. Dibanding drum, ukuran toren lebih besar sehingga jika digunakan untuk budidaya belut, daya tampungnya lebih besar. Ukuran toren biasanya 500—1.000 liter.

Foto: Istimewa

Kotak styrofoam juga dapat digunakan. Selain harganya relatif murah dan sangat ringan, styrofoam dapat menjaga suhu air agar tetap stabil. Ini merupakan satu syarat dalam pemeliharan belut. [WO/SN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: