Program Kementan 1 Juta Petani Milenial Dapat Menggerakkan Perekonomian Bangsa

TrubusNews
Diah Fauziah | Followers 0
12 Jan 2019   20:30

Komentar
Program Kementan 1 Juta Petani Milenial Dapat Menggerakkan Perekonomian Bangsa

Suasana diskusi yang dilakukan Kopi Warung Pemula di Bogor, Jumat (11/1) malam. (Foto : Dok. Humas Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Salah satu program Kementerian Pertanian (Kementan), mencetak satu juta petani milenial, disambut positif mahasiswa dan alumni muda IPB yang tergabung dalam Kopi Warung Pemula.

Jumat (11/1) malam, Kopi Warung Pemula menggelar diskusi bertema: Buka kacamata kuda: Bertani jangan sendiri, Bertani butuh sinergi di Bogor. Dalam diskusi tersebut dipaparkan tentang pencapaian pemerintah, khususnya Kementan yang menargetkan satu juta petani milenial.

"Kementan akan ciptakan 1 juta petani mileneal pada tahun 2019. Saat ini, sudah mencapai 400 ribu petani milenial. Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan berbagai alat dan mesin pertanian (Alsintan) lebih dari 423.195 ribu dalam empat tahun, naik 1.526 persen," ungkap Rico Simanjuntak, Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Hortikultura.

Baca Lainnya : Keren, Kementan Wujudkan Petani Milenial di Lahan Rawa

Maka dari itu, Rico mengajak semua generasi muda untuk terlibat aktif dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia. Apalagi, kebijakan pemerintah melalui Kementan mengarah pada pertanian modern atau pertanian 4.0.

“Generasi milenial itu sangat aktif dan mengerti teknologi. Inovasi dan adopsi teknologi akan cepat terlaksana jika diambil alih mereka. Petani muda milenial dapat menggerakkan roda perekonomian bangsa,” tuturnya.

Menurut Rico, target yang dituju Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, tidak sekadar menjadikan Indonesia swasembada pangan, tapi juga lumbung pangan nasional.

Baca Lainnya : Hortikultura Bakal Jadi Sektor Primadona Petani Milenial

"Itu bisa tercapai karena kemajuan teknologi bergerak sangat cepat. Adopsi teknologi dapat dilakukan oleh mereka yang melek teknologi. Dengan sumberdaya alam yang melimpah, ditambah sumberdaya manusia utamanya generasi muda, kita dapat menjadi energi besar untuk mewujudkannya," bebernya.

Ia melanjutkan, "Saat ini, era kolaborasi atau sinergi. Bertani jangan sendiri karena pemerintah sangat mendukung generasi muda untuk terlibat memajukan pertanian nasional." [DF]

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: