Curah Hujan Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Longsor Susulan di Cisolok

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
12 Jan 2019   12:00

Komentar
Curah Hujan Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Longsor Susulan di Cisolok

Longsor Cisolok, Sukabumi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini adanya potensi longsor susulan di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Peringatan ini dikeluarkan karena curah hujan masih akan tinggi.

"Dengan kondisi curah hujan seperti sekarang, besar kemungkinan adanya longsor susulan. Sebaiknya, masyarakat tetap waspada dan menjauhi daerah-daerah yang rawan longsor. Terlebih, daerah ini memiliki kemiringan lereng yang terjal dan tersusun oleh tanah gembur," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, melalui keterangan resmi, Sabtu (1/12).

Baca Lainnya : Kepala BNPB Baru Tinjau Lokasi Bencana Longsor Sukabumi

Sehari sebelumnya, Dwikorita melakukan kunjungan ke lokasi longsor ke Dusung Cimapak, Cisolok pada Jumat (11/1). Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita mengungkapkan jika PVMBG telah memetakan wilayah rentan longsor sementara BMKG bertugas memberikan peringatan dini terkait informasi curah hujan dan cuaca ekstrem ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Maka dari itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih tanggap dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di wilayahnya.

Baca Lainnya : Selain Bangun Rumah, Korban Longsor Sukabumi Inginkan Pembangunan Lumbung Padi

"Dalam peta tersebut, wilayah ini termasuk zona menengah dan tinggi untuk pergerakan tanah. Artinya, di daerah ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, yaitu hujan dengan intensitas lebat atau hujan dengan durasi panjang selama beberapa jam atau pun beberapa hari," tambahnya.

Air hujan yang meresap ke dalam lereng dapat mengakibatkan peningkatan tekanan air tanah sebagai daya dorong longsor. Oleh karena itu, Dwikorita meminta agar daerah rawan longsor tidak dijadikan area permukiman warga melainkan kawasan lindung.

"Relokasi menjadi pilihan tepat bagi warga setempat agar bencana longsor tidak lagi terulang," bebernya. [DF]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: