Masuki Musim Panen Pertama 2019, Petani di Serdang Bedagai Senyum Semringah

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
10 Jan 2019   13:00

Komentar
Masuki Musim Panen Pertama 2019, Petani di Serdang Bedagai Senyum Semringah

Petani Serdang Bedagai sedang panen (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Senyum semringah terpancar dari wajah para petani di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sebab, kini mereka mulai memasuki musim panen pertama tahun 2019. 

Seperti para petani di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, dan Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan. Di desa tersebut, sekitar 150-an dari 323 hektare bakal dipanen dalam waktu dekat. 

Ketua Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Untung mengatakan, dari 150-an hektare yang akan dipanen, 30 hektare dikelola kelompok tani mereka. 

Baca Lainnya : Kementan Garap Digitalisasi Wirausaha Muda Pertanian

"Sisanya kemungkinan dipanen di akhir Januari nanti," kata Untung, Kamis (10/1).

Untung mengaku, pada musim panen kali ini mereka merasa senang karena serangan hama seperti ulat gulung hanya sedikit. Mereka hanya menyemprot 3 kali dari awal tanam sampai panen.

"Beda dengan tahun lalu. Kami harus 6 sampai 7 kali menyemprot. Kali ini hama relatif bisa dikendalikan, dan tidak ada yang sulit," ucapnya.

Petani Serdang Bedagai sedang melakukan panen padi (Foto:Trubus.id)

Untuk benih yang mereka tanam juga bervariasi, seperti Ciherang, Mekongga, IR32, pandan wangi dan lain sebagainya. Benih-benih tersebut dibeli mereka di kios. Ada juga diambil dari pertanaman musim sebelumnya.

Baca Lainnya : Keren, Kementan Wujudkan Petani Milenial di Lahan Rawa

"Belum ada yang menangkarkannya. Kami memprediksi, hasil panen padi kali ini akan menyentuh angka 6,5 hingga 7 ton," ujarnya.

Petani lainnya di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Ngadirin menyebut, lahan padi di desanya menghampar seluas 200-an hektare. 

"Setengahnya akan dipanen, juga akan dipanen hingga akhir Januari nanti," ungkapnya. 

Baca Lainnya : MAI Sumsel Siap Gelar Festival Buah dan Pertanian Unggulan

Sama seperti di Pematang Setrak, petani di Pematang Tatal juga menanam Ciherang, IR32, Mekongga, pandan wangi, dan lain sebagainya. Bedanya, petani di Pematang Tatal masih menyemprot hama sebanyak 6 hingga 7 kali.

"Itu dari awal tanam hingga panen. Panen di bulan Januari, istilahnya walik damen, yang artinya habis panen padi, tanam padi lagi kita," terangnya. [NN]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: